#sosialisasi#lalulintas#tubaba#beritalampung

Satlantas Tulangbawang Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas di Ponpes

( kata)
Satlantas Tulangbawang Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas di Ponpes
Satlantas polres Tulangbawang berpose bersama dengan keluarga besar pondok pesantren Darurohman Mulya kencana usai Kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas, Selasa (14/5/2019). (Foto:Lampost/A.Sobirin)

PANARAGAN (Lampost.co)--Puluhan anggota satuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Tulangbawang mengunjungi pondok pesantren Darurohman untuk bertemu dengan pengasuh, pengurus dan ratusan santri pondok pesantren yang berada di Tiyuh Mulyakencana, Tulangbawang Tengah, Tubaba.

Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi peningkatkan kesadaran berlalu lintas kepada masyarakat, terutama kepada Santri dan Santriwati yang berlangsung pada pukul 16:30 di halaman pondok pesantren, dan di diakhiri dengan berbuka puasa bersama keluarga besar pondok pesantren pimpinan KY, Muhammad Duri Abdul Karim ini.
Kasat Lantas Polres Tulangbawang AKP Agustinus Rianto ditemuin Lampost.co mengatakan, sosialisasi Dikmas lantas kepada santriwan dan santriwati bertujuan untuk pembinaan tertib berlalulintas di Ponpes.

"Kegiatan ini dilaksanakan tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat khususnya para santri pondok pesantren di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," ujarnya, Selasa (14/5/2019).

Kasat Lantas mengajak kepada segenap pengasuh serta seluruh masyarakat khususnya santri untuk lebih berhati-hati saat di jalan raya dengan selalu mengutamakan keselamatan di jalan. 
"Kalau secara umum kepatuhan berlalu lintas di kabupaten ini sudah bagus, tetapi himbauan himbauan tetap kita laksanakan, apalagi ini masanya operasi keselamatan menjelang dilaksanakannya operasi ketupat lebaran 1440 Hijriyah," kata dia.

Kiai Muhammad Duri Abdul Karim, mewakili keluarga pesantren mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara tersebut, dan diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara pondok pesantren dan pihak kepolisian.

Ahmad Sobirin



Berita Terkait



Komentar