#razia#Balapliar#Tuba#beritalampung

Satlantas Polres Tulangbawang Razia Balap Liar

( kata)
Satlantas Polres Tulangbawang Razia Balap Liar
Razia balap liar di Kompleks Pemda Tulangbawang oleh Satlantas setempat, Senin (5/2/2018) sore. (Foto:Lampost/Rian Pranata)


MENGGALA (Lampost.co)--Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulangbawang, Senin (5/2/2018), menggelar razia terhadap pengendara sepeda motor yang melakukan balapan liar di  Kompleks Perkantoran Pemkab Tulangbawang.
Hal tersebut dilakukan atas dasar laporan dari warga Menggala yang resah akan aksi para pemuda yang setiap sore hari menggelar balap liar di Komplek Pemkab Tulangbawang, di Jalan Cemara.
Kasat Lantas Polres Tulangbawangn AKP Adit Priyanton kepada Lampost.co,mengatakan Satlantas Polres Tulangbawang bekerja sama dengan pihak Polsek Menggala menggelar Razia Balap bertujuan menindak dan menertibkan para pengendara sepeda motor  khususnya yang melakukan balapan liar yang dimulai pukul 15.00 Wib hingga bada magrib.
"Ini sangat membahayakan para pengendara yang melalui Jalan cemara perkantoran Pemkab Tulangbawang, selain dapat mengakibatkan kecelakaan, juga sangat meresahkan warga yang tinggal dilingkungan setempat," ujar Adit.
Dia juga mengatakan Selain mengganggu arus lalu lintas di ibu kota Tulangbawang ini terutama kawasan Kompleks Perkantoran Pemda, apalagi rata-rata mereka selalu menggunakan knalpor rasing yang sangat membisingkan.
"Kami akan lakukan secara rutin hingga benar-benar dapat terkondisi aman, tujuan menertibkan jalur lalu lintas di Jalur komplek pemda kerap dilakukan para remaja di ruas Jalan Cemara Menggala," kata dia.
Adit menambahkan razia balapan liar ini telah berhasil menangkap sejumblah pemuda yang dicurigai akan melakukan balapan, yang ditakutkan akibat balap liar ini dapat menimbulkan terjadinya perkelahian antarpemuda.
Ia juga mengatakan dalam razia rutin ini, menurunkan 20 personel dibantu anggota dari polsek Menggala untuk menertibkan balapan liar kendaraan roda dua.

"Kita imbau kepada remaja dan pemuda tidak melakukan balapan liar kendaraan roda dua di jalan umum. Karena dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Gunakan ruas jalan sesuai aturan, jika remaja ingin nongkrong silakan, tapi jangan mengganggu aktivitas dan ketertiban umum," ujarnya.

Rian Pranata







Berita Terkait



Komentar