#covid-19#pesisirbarat

Satgas Pesisir Barat Kembali Aktifkan Prokes

( kata)
Satgas Pesisir Barat Kembali Aktifkan Prokes
Suasana kantor dinas kesehatan Pesisir Barat, Senin, 11 Juli 2022. (Lampost.co/Yon Fisoma)


Krui (Lampost.co) -- Penyebaran virus subvarian BA.4 dan BA.5 menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Presiden mewajibkan kembali penggunaan masker baik di tempat tertutup maupun terbuka. 

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat Tedy Zadmiko, mengatakan pihaknya telah mengetahui peningkatan kasus covid-19 yang terjadi di Jakarta. Selain itu, vaksin booster menjadi syarat perjalanan.

"Vaksinasi covid 19 terus kami giatkan untuk masyarakat di Pesisir Barat, baik dosis satu, dua, maupun booster. Sampai hari ini vaksin yang tersedia adalah vaksin TNI/polri yaitu pfizer dan sinovac dari BIN," kata Tedy, melalui telepon, Senin, 11 Juli 2022. 

Baca juga: Pesisir Barat Gelar Operasi Yustisi Prokes

Ia mengakui saat ini kepatuhan masyarakat terhadap Prokes terlihat kendor. Menurut Tedy,  sesuai surat edaran (SE) satgas pelaku perjalanan yang belum lengkap vaksinnya harus diperiksa rapid antigen 1x24 atau PCR 3x24 jam.

"PT Angkasa Pura (AP) menerapkan hal seperti ini juga. Namun, mereka menyediakan layanan booster di setiap bandara-bandara milik PT. AP. Sehingga penumpang yang sudah booster tidak perlu periksa PCR," ujarnya. 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar