#covid-19indonesia

Satgas Pastikan Pembekuan Darah Tak Terkait Vaksin Covid-19

( kata)
Satgas Pastikan Pembekuan Darah Tak Terkait Vaksin Covid-19
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa, 8 Desember 2020. Foto: Satgas Covid-19


Jakarta (Lampost.co) -- Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan kasus pembekuan darah atau tromboemboli tidak berkaitan dengan vaksin covid-19. Masalah ini terjadi ketika pembuluh darah yang terlepas terbawa aliran darah.

Kondisi ini dapat menyumbat pembuluh darah lain. Tromboemboli vena menjadi penyakit kardiovaskular paling sering terjadi di dunia.

"Kejadian ini bukan tidak mungkin terjadi secara bersamaan. Namun, ditegaskan bahwa kejadian ini tidak berhubungan dengan adanya vaksinasi," kata Wiku dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Mei 2021.

Menurut dia, untuk mencegah kondisi ini, sebelum vaksinasi, calon penerima harus sehat. Petugas akan memeriksa kesehatan calon penerima vaksin.

"Satgas pun terus mengimbau para petugas kesehatan untuk melakukan screening secara teliti sebelum dan secara menyeluruh sesuai kaidah yang ditetapkan," ujar dia.

Dalam deteksi dini itu, penerima vaksin harus menjawab pertanyaan dengan jujur. Di sisi lain, Satgas memastikan vaksin yang diberikan aman, bermutu, berkualitas, dan berkhasiat. Masyarakat diminta tak takut dan mau mendatangi sentra vaksinasi.
Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

Winarko







Berita Terkait



Komentar