Prokespesawaran

Satgas Covid-19 Pesawaran Sosialisasikan Sanksi Denda Pelanggar Prokes

( kata)
Satgas Covid-19 Pesawaran Sosialisasikan Sanksi Denda Pelanggar Prokes
Ketua harian Satgas Covid-19 Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa. Lampost.co/Putra


Pesawaran (Lampost.co) -- Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Pesawaran, terus mensosialisasikan terkait sanksi denda dalam peraturan Gubernur Lampung nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 

"Pergub Nomor 3/2020 itu sudah kami terapkan di Pesawaran. Namun kalau sanksi dendanya memang belum kami terapkan. Kami sosialisasikan dulu kepada masyarakat saat melakukan operasi yustisi," ujar ketua harian Satgas Covid-19 Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa, Selasa, 12 Januari 2021.

Menurutnya, belum diterapkannya sanksi denda di Pesawaran, karena melihat tingkat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan masih tinggi.

"Kalau kami lihat tingkat pelanggaran rendah, sehingga ketika kami menggelar operasi yustisi, ada masyarakat yang abai protokol baru kami berikan sanksi teguran atau fisik seperti push up, dan menyanyikan lagu kebangsaan," kata dia.

Pada kesempatan ini juga, dirinya meminta seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama, adat, dan pemuda agar bersama-sama menjadi pengingat bagi masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan. 

"Pesawaran saat ini dikepung daerah zona merah. Makanya kami harus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam setiap kegiatan," ujarnya.

Dengan masuknya 6 daerah di Lampung menjadi zona merah, membuktikan semua pihak harus bahu membahu menekan penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama. "Sehingga daerah ini dapat turun ke zona hijau, karena sampai saat ini Pesawaran masih zona orange, yang menandakan penyebaran covid-19 disini juga cukup tinggi," katanya. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar