#covid-19#pembatasan#Lamsel

Satgas Covid -19 Lamsel Tetap Berlakukan Pembatasan

( kata)
Satgas Covid -19 Lamsel Tetap Berlakukan Pembatasan
Vaksinasi di Lamsel terus dipercepat untuk membentuk kekebalan kelompok. (Foto:Dok.Lampost)


Kalianda (Lampost.co)--Satuan tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Lampung Selatan tetap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meskipun, kini berbagai even dan hajatan (pesta,red) sudah diperbolehkan.

"Ya, tetap ada PPKM. Selain itu, masyarakat di imbau untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Ini dilakukan agar tidak sampai terjadi klaster baru dalam penyebaran covid -19," ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan Badruzaman, Kamis, 11 November 2021.

Menurut dia, pihaknya secara terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes dan menerapkan PPKM  melalui para camat dan tim satgas penanganan covid -19.

"Bahkan, kami juga meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaranya agar mau di vaksin. Ini semua bertujuan untuk pencegahan penyebaran covid -19," katanya.

Disinggung mengenai pelaku perjalanan yang hendak ke pulau Jawa kini masih memakai surat keterangan rapid test antigen. Sementara, pelaku perjalanan hendak ke pulau Sumatera kini tidak lagi memakai rapid test antigen, jelas Badruzaman, karena aturan PPKM Jawa-Bali dengan pulau sumatera dan daerah lainnya ada perbedaan berdasarkan instruksi menteri dalam negeri.

"Jadi, wajar ada perbedaan antara orang yang hendak menyebrang ke pulau Jawa dengan yang hendak ke pulau Sumatera. Sebab, aturan Inmendagri pun berbeda,"jelasnya. 

Sementara itu, capaian vaksinasi di Kabupaten Lampung Selatan kini telah  552.878 sasaran atau 71,36 % untuk dosis pertama dan dosis kedua telah mencapai 256.475 sasaran atau 33,10 % per 11 November 2021.

"Untuk vaksinasi lanjut usia (Lansia) di Lampung Selatan telah mencapai 40.300 sasaran atau 55,10 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua telah mencapai 10.898 sasaran atau 14,9 persen,"ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lamsel Basuki Didik Setiawan, Kamis, 11 November 2021. 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar