#COVID-19LAMPUNG#BERITALAMSEL

Satgas Covid-19 Lamsel Layangkan Instruksi PPKM Mikro

( kata)
Satgas Covid-19 Lamsel Layangkan Instruksi PPKM Mikro
Ilustrasi PPKM mikro. Dok


Kalianda (Lampost.co) --  Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan kini telah melayangkan surat terkait instruksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro kepada para camat untuk diteruskan ke Kepala Desa (Kades).

"Nah, nanti biar pihak desa yang mengatur PPKM mikro melalui Satgas Desa. Sebab, yang tahu lokasi untuk dilakukan PPKM yakni Satgas Desa,"ujar Sekretaris Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, M.Darmawan, Jumat, 18 Juni 2021.

Menurutnya, dengan diberlakukannya PPKM di tingkat desa sampai tingkat RT tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Selain itu, para petugas kesehatan pun terus melakukan tracing di desa yang terdapat masyarakat yang terpapar covid -19"katanya.

Baca juga : PPKM Mikro Lampung Diperpanjang hingga 14 Juni 2021

Disinggung mengenai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Darmawan, menjelaskan hingga kini telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Lamsel yakni  tiga kebijakan penting terkait PTM, pertama vaksinasi guru, kedua jumlah pelajar yang hadir maksimal 25%. Ketiga, PTM dilaksanakan maksimal 2X sepekan selama dua jam per hari.

"Jika hal ini memungkinkan nanti direkomendasikan mengenai PTM. Tapi, dengan catatan diberlakukan prokes ketat,"jelasnya 

Di lain pihak, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Kristi Endarwati, mengatakan capaian vaksinsi di Lamsel perinciannya SDM Kesehatan 2.587 orang telah divaksin tahap pertama 3.110 atau 120,22 persen dan tahap dua 2.946 atau 113,88 persen. Kemudian, untuk petugas publik dari sasaran 48.334 orang telah divaksin tahap pertama 18.676 orang atau 38,64 persen dan tahap kedua 12.677 atau 26,23 persen.

"Sementara, untuk lansia dari sasaran 92.688 orang telah divaksin tahap pertama 2.499 atau 2,69 persen dan tahap kedua 1,397 atau 1,51 persen,"katanya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar