#COVID-19#LAMPUNGSELATAN

Pengelola Wisata di Lamsel Diwanti-wanti Perketat Prokes

( kata)
Pengelola Wisata di Lamsel Diwanti-wanti Perketat Prokes
Ilustrasi:Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) --  Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan dalam waktu dekat memanggil pengelola tempat wisata untuk pengetatan protokol kesehatan (Prokes) . Pasalnya, kini ada rencana penerapan PPKM level 3 serentak jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Desember 2021 ini, rencananya pengelola tempat wisata akan kami panggil,"ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, di ruang kerja, Kamis, 18 November 2021.

Menurut dia, pada perayaan Nataru sering terjadi kerumunan. Oleh karena itu, penerapan prokes harus lebih ketat di tempat - tempat wisata dan tempat ibadah.

"Selain itu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga lebih diketatkan lagi. Ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19. Karena, kami tidak ingin pascaperayaan Nataru dapat menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19,"katanya.

Disinggung mengenai larangan dalam perayaan Nataru yang dapat menimbulkan kerumunan, Badruzzaman, mengaku belum mendapatkan surat resminya dari Pemprov Lampung. Begitu juga dengan penerapan PPKM level 3 serentak.

"Jika aturannya sudah ada. Maka, akan kami tindaklanjuti," ujar Badruzzaman. 

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih. Menurut dia, pihaknya akan mengundang para pengelola tempat wisata.

"Intinya, pengelola tempat wisata harus menerapkan prokes dengan ketat dan pengelola juga diharapkan dapat memberikan edukasi dalam pencegahan penyebaran covid-19. Sehingga, tidak menimbulkan klaster baru masa pandemi covid-19,” katanya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar