viruskoronaberitalampung

Arinal: Tidak Ada Cerita Ruang Isolasi Penuh

( kata)
Arinal: Tidak Ada Cerita Ruang Isolasi Penuh
Foto: Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat memberikan arahan di Ruang Pusiban Kantor Gubernur Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ruang isolasi di rumah sakit rujukan covid-19 di Provinsi Lampung penuh dengan pasien covid-19. Sebanyak 11 dari 36 rumah sakit bahkan sudah penuh pasien rujukan covid-19. Beberapa rumah sakit rujukan lainnya niscaya mayusul.

Data periode 18 Maret - Rabu, 11 November 2020 menyebutkan positif covid-19 Lampung sudah mencapai 2.445 kasus. Rinciannya 95 kasus baru dan 2.350 kasus lama. Pasien suspek berjumlah 89 kasus dengan rincian 20 kasus baru dan 69 kasus lama. Pasien sembuh 1.485. Jumlah kematian ada 108 kasus.

Sementara jumlah tempat tidur di RS Rujukan Covid-19 Provinsi Lampung pertanggal 10 November 2020 yang kapasitas ruangan isolasinya sudah penuh 100% meliputi RSUD A Dadi Tjokrodipo 5 tempat tidur, RS Bhayangkara (13), RSU Imanuel (11), RSU Pertamina Bintang Amin (15), RSU Graha Husada (18), RSU Bumi Waras (7), RSU Advent (13), RSU Yucum Medical Center (6), RSU Mitra Husada (3), RSU Wisma Rini (2), dan RS Airan Raya (12).

Sementara RSUD Abdul Moeloek jumlah tempat tidur ada 68 dan terisi 64 sisa 4 kosong atau terpakai 94,12%. RSUD Ahmad Yani Metro terpakai 77,78%. Kemudian RS TK IV 02.07.04 terpakai 75%, RSUD Sukadana (94,74%), RSUD Batin Mangunang (97,30%), RSU Urip Sumoharjo (96,88%), RSU Natar Medika (80%), RS Mardi Waluyo (90%).

Menyikapi hal tersebut Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota yang ada untuk membahas hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa saat ini di tengah pandemi covid-19 masyarakat sedang memerlukan bantuan, maka pemerintah harus hadir dalam mencarikan jalan keluarnya.

"Tidak ada cerita bahwa tidak ada tempat ruang isolasi. Karena suasananya ini covid menyerang rakyat, rakyat membutuhkan pertolongan. Maka wajib hukumnya negara hadir," kata Arinal di Kantor Gubernur Lampung, Rabu, 11 November 2020.

Ia mengatakan bahwa bila ada informasi rumah sakit yang kekurangan ruang isolasi bagi pasien covid-19. Maka pihaknya akan melakukan konfirmasi dan bertanya terlebih dahulu dengan kepala daerahnya Bupati/Walikota. Bila dibutuhkan maka pihaknya akan menyiapkan tempat ruang isolasi darurat bagi pasien covid-19 seperti rumah sakit darurat, asrama, atau tempat tempat lainnya untuk isolasi darurat. Kebijakan-kebijakan yang mendesak akan dilakukan.

"Itu nanti kebijakan kami. Dalam minggu ini kita akan memanggil semua pihak terkait, Kabupaten/Kita menyikapi hal tersebut. Kita sama-sama mencari solusi," kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung ini.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Lampung, Suprapto mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin terkait angka kasus covid-19 yang terus meningkat. Oleh sebab itu protokol kesehatan pencegahan covid-19 harus diterapkan seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun atau handsinitizer. Bila ada rumah sakit yang ruang isolasi untuk pasien covid-19 penuh maka secepatnya Pemerintah Provinsi Lampung melakukan antisipasi.

Ia juga berpendapat bila rumah sakit rujukan penuh pasien covid-19 maka bisa mengoptimalkan ruangan yang ada. Pasien-pasien yang non covid-19 bisa ditempatkan di puskes-puskes rawat inap. Sehingga puskesmas rawat inap juga bisa meningkatkan pelayanan medisnya. Bila puskemas rawat inap kekurangan dokter spesialis maka bisa ditambah.

"Kalau rumah sakit rujukan kita penih maka segera carikan solusinya. Kitakan punya instansi vertikal yang mempunyai wisma-wisma seperti Kementerian Agama, Balai Pertanian, Balai Pusat Kesehatan dan sebagainya yang bisa pinjam pakai. Kita juga masih punya beberapa gedung di Kota Baru yang tinggal dipoles sedikit bisa menjadi rumah sakit darurat covid-19," katanya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar