#Covid-19Lampung#Satgas

Satgas Ancam Cabut Izin Usaha yang Bandel Langgar Prokes

( kata)
Satgas Ancam Cabut Izin Usaha yang Bandel Langgar Prokes
Foto. Dok


Pesawaran (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Pesawaran mengancam akan mencabut izin pemilik rumah makan dan toko waralaba di Bumi Andan Jejama yang masih bandel tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Disini kami akan menerapkan Perda nomor 3 tahun 2020 ditambah dengan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2021, tentang penekanan penyebaran Covid-19 di lokasi-lokasi yang memang kami anggap memiliki potensi berkumpulnya banyak orang," ujar Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pesawaran Efendi., Senin, 1 Februari 2021.

Menurutnya sampai saat ini sudah ada 12 gerai yang diberikan peringatan tertulis karena melanggar prokes di tempat pusat keramaian yang berada di sepanjang jalan lintas barat Kecamatan Gedongtataan.

"Kami masih melakukan teguran dan pemberian surat, kalau ini masih tidak indahkan oleh pemilik sampai tiga kali, terpaksa kami akan mengambil langkah seperti penutupan sementara atau bahkan penarikan izin usaha kalau sampai tiga kali," katanya.

"Tetapi yang jelas, kami masih memberlakukan sanksi yang humanis, bagaimanapun juga roda perekonomian kita harus terus berjalan, namun harus diimbangi dengan kesehatan masyarakat kita yang terjaga," ujar dia.

Sementara itu Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan akan terus membantu pemerintah daerah dalam penerapan prokes di Kabupaten Pesawaran.

"Kami bersama Satpol PP Pesawaran, mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkerumunnya masyarakat, dan hal itu kami lakukan guna menjamin pelaksanaan prokes, seperti menyiapkan tempat cuci tangan, thermolgun, dan handsanitaizer," katanya.

Selain itu, lanjutnya, sesuai dengan instruksi Bupati, pihak Satgas Covid-19 juga, telah membatasi jam operasional untuk tempat baik rumah makan maupun toko waralaba.

"Pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendallan penyebaran corona virus, itu disepakati sampai jam 22.00 wib, apabila ada yang melanggar kita akan berikan sanksi, seperti 12 tempat yang sudah kita berikan sanksi teguran, seperti RM Puti Minang, Indomart dan Alfamart yang ada di Kecamatan Gedongtataan," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar