#pendidikan#satbrimomda

Satbrimob Polda Lampung Bantu Siswa yang Kesulitan Akses Internet

( kata)
Satbrimob Polda Lampung Bantu Siswa yang Kesulitan Akses Internet
Personel Satbrimobda Polda Lmapung mendampingi siswa saat belajar daring. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Brimobda Polda Lampung langsung terjun dalam rangka membantu dunia pendidikan di Lampung yang terkenda dampak pandemi Covid-19. Bentuk kegiatannya dengan menggelar Brimob Ramah Anak Indonesia (Brain) untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah dasar dan sudah berjalan sejak Agustus 2020.

Awalnya, program yang berjalan hanya di sekitar Makobrimobda Polda Lampung, menyediakan ruangan khusus dengan koneksi internet agar siswa sekolah dasar bisa belajar secara daring. Siswa didampingi personel Satbrimobda ketika belajar dan mengedepankan protokol kesehatan.

Satbrimobda Polda Lampung mengembangkan program Brain karena kendala para siswa belajar daring banyak terjadi di daerah (kabupaten).

Wadan Satbrimob Polda Lampung AKBP Henry JP Siahan menyatakan ada beberapa program turunan Brain yang telah dijalankan.

Pertama, yakni door to door dengan menyambangi para siswa yang kesulitan akses internet maupun tidak memiliki gadget. Mereka lalu diberi akses fasilitas belajar daring.

"Optimalisasi menyasar para pelajar yang memang benar-benar memiliki keterbatasan. Anggota mapping wilayah-wilayah mana saja yang ada pelajar SD terhambat belajarnya karena keterbatasan gadget atau koneksi internet atau ada yang pas belajar pinjam ponsel bapaknya dan tak bisa menggunakan jika ayahnya kerja. Hal-hal seperti ini yang kami carikan solusinya," ujarnya, Kamis, 12 November 2020.

Selanjutnya, memfasilitasi guru memberikan materi pelajaran secara daring. Kemudian menyediakan fasilitas daring belajar outdoor di lingkungan pelajar yang terkendala perangkat, tapi lokasi masih terjangkau serta memberikan fasilitas daring di sekitar Mako Brimob.

"Jadi ada publik space yang kami manfaatkan dengan dipasang koneksi internet, lalu siswa belajar di sana didampingi personel. Misalnya, seperti di Sukadana, Lampung Timur salah satu lokasinya," ujarnya.

Program Brain sementara dilaksanakan tiga kali seminggu, yakni Senin, Rabu, dan Kamis, di Kabupaten Lampung Timur; Selasa dan Jumat di Lampung Tengah; Lampung Selatan, Senin, Rabu, dan Jumat.

"Kendala keterbatasan personel karena banyak yang di-BKO-kan sehingga belum bisa banyak tempat dan jadwal yang dilakukan," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar