#jaminansosial#bpjstk#bpjsketenagakerjaan#umkm

Sasar Pelaku UMKM, BPJSTK-PLUT UMKM Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial

( kata)
Sasar Pelaku UMKM, BPJSTK-PLUT UMKM Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial
Sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan di Gedung PLUT UMKM Provinsi Lampung, Selasa (30/4/2019). Foto: Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kantor Cabang Bandar Lampung bekerja sama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Provinsi Lampung menggelar sosialisasi program jaminan sosial bagi para pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM) di Gedung PLUT UMKM Provinsi Lampung, kompleks PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Selasa (30/4/2019).

Kepala UPTD PLUT UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Raudah mengatakan sebagai pusat layanan UMKM, pihaknya mengakomodir para pelaku usaha kecil dan mikro agar mendapatkan pengetahuan tentang program jaminan sosial dari BPJS Ketebagakerjaan.

"Kegiatan ini juga bentuk sinergisitas antara UPTD PLUT UMKM Provinsi Lampung dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam hal perlindungan sosial bagi tenaga kerja, dalam hal ini pelaku UMKM," kata Raudah, usai acara sosialisasi.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, lanjut Raudah, sedikitnya 60 peserta yang hadir dalam sosialisasi berasal dari mitra UMKM binaan PLUT UMKM Provinsi Lampung dengan bidang usaha diantaranya kerajinan tangan, kuliner, pengrajin gula aren, madu, dan lainnya. "Untuk jumlah UMKM yang sudah menjadi mitra binaan kita sendiri kurang lebih sudah ada 300 UMKM," kata dia.

Menurut Raudah, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangatlah penting bagi para pekerja. Karena jaminan sosial dapat terlindungi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Para pekerja ini bisa terlindungi, mulai dari mendapatkan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan ada juga jaminan hari tua yakni berupa tabungan yang dapat digunakan untuk bekal hari tua nanti," ujarnya.

Kepala Pemasaran BPJSTK Bandar Lampung Aziz Muslim mewakili Kepala Cabang BPJSTK Bandar Lampung Heri Subroto menambahkan, program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa diikuti usaha mikro yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) dengan besaran iuran 0,24% dari upah, jaminan kematian (JKM) dengan besaran iuran 0.30% dari upah. Sementara untuk usaha skala kecil selain JKK dan JKM juga terdapat jaminan hari tua (JHT) dengan besaran iuran 5,70% dari upah.

"Dengan jumlah iuran yang sangat kecil, namun jaminan tersebut memberikan manfaat yang sangat besar jika pesertanya mengalami musibah. Seperti kecelakaan akan mendapatkan biaya pengobatan dan rumah sakit hingga sembuh tanpa batasan biaya. Sementara jika mengalami kematian akan mendapatkan santunan kepada ahli warisnya," terang Aziz.

Susi, salah satu pelaku usaha kuliner yang mengikuti kegiatan sosialisasi mengatakan program jaminan sosial BPJSTK sangat nyata dampak yang diberikan kepadanya. Dirinya yang sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan sudah pernah merasakan manfaat menjadi peserta BPJSTK. Salah satunya dana jaminan hari tua yang dicairkan untuk tambahan modal usaha.

Lampost.co

Berita Terkait

Komentar