#viruscorona#wabahcorona#beritalampura

Sarana Medis Untuk Penanganan Korona di Lampura Minim 

( kata)
Sarana Medis Untuk Penanganan Korona di Lampura Minim 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, dr. Maya Mettisa. Lampost.co/Yudhi Hardiyanto

Kotabumi (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Lampung Utara belum memfasilitasi sarana dan prasarana dalam penanganan pasien virus korona. Hal tersebut dapat dinilai dari minimnya jumlah kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis agar tidak terpapar virus covid-19.

"Harus saya akui, bahwa Pemkab Lampung Utara belum memfasilitasi sarana penanganan pasien virus korona," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, dr. Maya Mettisa di ruang kerjanya, Senin, 16 Maret 2020.

Dia mengatakan sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien virus korona, RSUD Ryacudu Kotabumi hanya memiliki tiga pakaian APD. Sedangkan kelengkapan APD di 27 puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan hingga saat ini belum tersedia.

"Wabah virus korona sangat cepat penyebarannya. Sementara APD di Lampura sangat minim dan itu sangat beresiko bagi tenaga medis terpapar virus korona saat menangani pasien covid-19," ujarnya. 

Selain APD yang sangat minim, dr. Maya menyebutkan kondisi ruang isolasi covid-19 RSUD Ryacudu Kotabumi juga minim fasilitas. Misalnya AC yang kurang memadai dan jalan pintu masuk ke ruang isolasi covid-19 mesti melintasi koridor ruang tunggu pasien umum, sehingga dimungkinkan ada celah virus tersebut dapat menginfeksi pasien yang lain.

"Untuk meminimalisir resiko tersebut, kami akan segera melakukan rujukan ke RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung dan RSUD Jend Ahmad Yani. Metro yang memiliki fasilitas lebih lengkap dalam penanganan pasien virus korona," kata dia. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar