#cacinghati#dagingkurban#iduladha

Sapi Yang Terjangkit Cacing Hati di Lambar Bertambah, Ini Penyebabnya

( kata)
Sapi Yang Terjangkit Cacing Hati di Lambar Bertambah, Ini Penyebabnya
Foto: Dok/Lampost.co

LIWA (Lampost.co) -- Hingga H+2 hari raya Iduladha, tim pemeriksa post mortem Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat hingga Kamis (23/8/2018), mendapati ada 6 ekor sapi kurban yang mengandung cacing hati. Data itu menunjukan adanya penambahan dari sebelumnya ditemukan ada 4 ekor.

Marti salah seorang tim pemeriksa kesehatan dan kelayakan daging kurban di wilayah Liwa dan sekitarnya, mengaku jika dirinya pada Rabu (22/8/2018), juga menemukan adanya sapi yang terserang cacing hati yaitu di masjid Al Taqwa Kelurahan Way Mengaku, Balikbukit.

"Panitia Masjid Al Taqwa saat membelah bagian hati sapi tiba-tiba terkejut melihat ada beberapa benda yang bergerak-gerak di dalam hati sapi kurban," kata Marti.

Panitia lalu menghentikan kegiatannya dan menunggu kedatangan pihak petugas untuk memeriksa dan memastikanya. Saat dilakukan pemeriksaan ternyata benar hati sapi yang dipotong itu telah terserang cacing hati. Karena itu pihaknya meminta agar hati sapi yang terserang cacing itu dibuang saja. Sedangkan dagingnya boleh dimasak.

Selain di masjid Al Taqwa Kelurhan Way Mengaku, sapi kurban yang mengalami cacing hati juga ditemukan di Umbulio, Pekon Sebarus kecamatan Balikbukit. Masyarakat di Umbulio terpaksa harus membuang hatinya karena menemukan ada cacing dibagian hati sapi yang terlihat bergerak-gerak ketika dibelah.

Total sementara sapi kurban pada hari raya Iduladha yang mengalami cacing hati di wilayah Lambar mencapai 6 ekor. Rincianya di Way Tenong 4 ekor dan di Balikbukit 2 ekor.

Adapun total hewan kurban yang telah dipotong hingga Kamis (23/8/2018) yaitu 185 sapi, kambing 782 ekor, domba 3 ekor dan kerbau 1 ekor. Data tersebut sifatnya masih sementara, sebab hingga saat ini tim masih bekerja dan ada juga tim yang belum menyampaikan laporan hasil pemeriksaan.

Menanggapi adanya sapi yang mengandung cacing hati itu, Kabid Peternakan Disbunnak Lambar Al Maarif mendampingi Kadis Tri Umaryani, mengatakan sapi yang terserang cacing hati itu adalah akibat kebiasaan atau kesalahan peternak dalam memberikan pakan. Dimana sapi itu kebiasaan dibawa keluar dari kandangnya kemudian tambatkan diluar dengan maksud agar sapinya bisa mencari makan sendiri.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar