#iduladha#ponpes

Santri Ponpes Riyadhus Sholihin Bagikan 2.500 Kantong Daging 'Door to Door'

( kata)
Santri Ponpes Riyadhus Sholihin Bagikan 2.500 Kantong Daging 'Door to Door'
Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin Bandar Lampung menyembelih 17 ekor sapi pada Hari Raya Iduladha. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin Bandar Lampung menyembelih 17 ekor sapi pada Hari Raya Iduladha. Hasilnya terdapat ribuan kantong daging yang langsung dibagikan para santri dari rumah ke rumah ke warga sekitar pondok dan beberapa daerah di Bandar Lampung.

Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin, Ismail Zulkarnain, menjelaskan tahun ini dapat menyembelih 17 ekor sapi. Dengan penyembelihan dan pembagian dilakukan sejak hari pertama Iduladha, yakni Minggu hingga Selasa. Total terdapat 2.500 kantong daging.

“Mulai Minggu kami sembelih sapi di Kaliawi dan Kota Sepang. Hari ini ada sekitar 1.500 kantong lagi yang dibagikan,” kata Ismail, Selasa, 12 Juli 2022.

Dia melanjutkan, daging kurban itu langsung dibagikan para santri pondok dengan keliling langsung dari rumah ke rumah atau door to door.

“Tidak pakai kupon, kami catat calon penerimanya dan kami antar ke tempat. Para santri yang keliling mengantarnya langsung ke rumah warga. Kalau pakai kupon nanti antre, terlalu ramai. Dagingnya juga jadi tidak segar lagi karena kelamaan menunggu antrean kupon,” ujar Abah Ismail, sapaan akrabnya.

Menurut dia, lebaran kurban memiliki makna keikhlasan. Sebab, hanya orang-orang ikhlas yang mau berkurban demi mencari Ridho Allah.

“Harta yang kita miliki titipan Allah, sehingga tidak perlu takut miskin karena berkurban. Berkurban itu tanda keikhlasan dan pengorbanan. Kurban ini menunjukkan rasa empati, belas kasih kepada orang lain, dan menunjukkan rasa syukur nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Sebagaimana kisah Nabi Ibrahim yang mengikhlaskan dan mengorbankan Ismail,” kata dia.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar