#humaniora#budaya#FestivalKeratonNusantara#SekalaBkhak

Samsul Hadi Lepas Rombongan Paksi Pak Sekala Bkhak ke Ajang Festival Keraton Nusantara

( kata)
Samsul Hadi Lepas Rombongan Paksi Pak Sekala Bkhak ke Ajang Festival Keraton Nusantara
Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi melepas rombongan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bkhak Kepaksian Pernong di rumah dinas wakil bupati, Kamis (14/9/2017), yang akan mengikuti Festival Keraton Nusantara di Cirebon, Jawa Barat. Lampost.co/Abu Umarali

KOTAAGUNG (Lampost.co) -- Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi melepas rombongan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bkhak Kepaksian Pernong yang akan mengikuti ajang Festival Keraton Nusantara di Cirebon, Jawa Barat. Acara ini berlangsung di rumah dinas wakil bupati, Kamis (14/9/2017).
Pada kesempatan itu, Samsul Hadi menyampaikan sebagai generasi muda harus dapat menjaga adat istiadatnya. Kekayaan budaya yang merupakan warisan dari leluhur patut untuk terus dilestarikan. "Mak ganta (kapan lagi), mak kham (siapa lagi)," ujarnya.
Di era globalisasi ini, kebudayaan luar yang telah menyusupi kehidupan masyarakat secara perlahan namun pasti dapat mengikis kebudayaan lokal. Hal itu perlu ditanggulangi guna mencegah sirnanya kebudayaan lokal. Di samping itu, generasi muda juga harus mempunyai filter agar dapat menolak kebudayaan yang dapat merusak moral.
"Boleh saja menerima kebudayaan luar tapi ada batasan. Jangan hilangkan kebudayaan kita sendiri, baik itu bahasa, cara berpakaian maupun lainnya," kata dia.
Kepada peserta, Samsul Hadi berpesan supaya selalu menjaga kekompakan. "Mari kita tunjukan kalau Sekala Brak itu masih ada dan adat istiadatnya masih terjaga hingga kini," ujarnya.
Wakil Panglima Pengintokh Alam, Mirza YB menjelaskan festival tersebut dalam rangka melestarikan kearifan lokal. Adapun agendanya meliputi musyawarah antarraja adat dan pameran benda pusaka. Sementara Paksi Pak Sekala Bkhak telah mengikuti ajang ini tiga kali. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 15-20 September 2017.
"Peserta dari Lampung seluruhnya sebanyak 350 orang, sedangkan khusus dari Tanggamus sebanyak 108 orang," ungkap Mirza.

Abu Umarali



Berita Terkait



Komentar