#pelayanan

Samsat dan SIM Keliling Ditutup, Pelayanan Kantor Samsat Diperketat

( kata)
Samsat dan SIM Keliling Ditutup, Pelayanan Kantor Samsat Diperketat
Suasana Kantor Samsat yang sepi.Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung mengambil sejumlah kebijakan dalam upaya menekan peredaran wabah virus korona atau covid-19. Kebijakan yang diambil, di antaranya penutupan sementara pelayanan SIM keliling yang biasanya menggunakan bus dan berada di sejumlah titik di Bandar Lampung sejak 26 Maret 2020.

Perpanjangan SIM yang masa berlaku telah habis dapat diperpanjang ketika kondisi kembali normal. Kemudian, Ditlantas Polda Lampung juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan menutup sementara Samsat mal yang ada di MBK, Chandra Tanjungkarang, dan Mal Kartini sejak 24 Maret 2020, serta pelayanan samsat keliling dan kontainter sejak 26 Maret 2020.

"Kami upayakan pencegahan sesuai dengan maklumat Kapolri," ujar Dirlantas Polda Lampung KombesChiko Ardwi Arto, Minggu, 28 Maret 2020.

Kemudian, pelayanan Samsat Bandar Lampung kini hanya tersedia di Kantor Pelayanan Samsat di Jalan Pramuka. Jam kerja Senin hingga Kamis, pukul 08.00-12.00, kemudian hari Jumat 08.00-11.00.

Pelayanannya pun sangat diperketat, yakni wajib pajak yang datang langsung dicek suhu tubuh. Jika normal diperbolehkan, setelah itu diarahkan untuk cuci tangan, dan masuk ke bilik dekontaminasi.

Selanjutnnya wajib pajak masuk ruangan yang telah dimodifikasi dengan corn dan garis pembatas untuk mengisi formulir dan membayar ke rekening bank. Kemudian, agar tidak ada kontak fisik, para pemohon usai mengisi formulir dan membayar diarahkan untuk keluar dan menunggu. Di luar disediakan tenda darurat dan diberi jarak antarwajib pajak.

"Sebelumnya upaya pencegahan seperti cek suhu tubuh, penyemprotan disinfektan, dan penggunaan masker serta sarung tangan, sudah berjalan. Kini kami perketat lagi dengan modifikasi pelayanan berbasis social distancing. Kami juga lakukan evaluasi lagi jika ada kekurangan," katanya.

Muharram Candar Lugina







Berita Terkait



Komentar