#gemarmembaca#literasi#beritalamsel#humaniora

Sambut Hari Aksara, SMPN 1 Rajabasa Seleksi Duta Literasi

( kata)
Sambut Hari Aksara, SMPN 1 Rajabasa Seleksi Duta Literasi
Kepala SMPN 1 Rajabasa, Lampung Selatan Endang Suryani didampingi Asih Kurniawati, guru Bahasa Indonesia selaku Tim Gerakan Literasi sekolah saat mengukuhkan dua siswanya sebagai duta literasi sekolah. Foto: Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Menyambut Hari Aksara Internasional yang diperingati pada 8 September 2019 mendatang, Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMPN 1 Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan menjaring dua pelajar sebagai duta literasi sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, Senin 26 Agustus 2019, tim GLS melakukan seleksi mulai dari siswa kelas VII, VIII dan IX untuk mencari dua siswa yang unggul untuk menjadi duta literasi.

Asih Kurniawati, Guru Bahasa Indonesia selaku Ketua Tim GLS SMPN 1 Rajabasa menjelaskan duta literasi bisa mengajak teman-temannya gemar membaca, menulis,  berpikir kritis dan komunikatif. "Setidaknya duta literasi bisa mengajak teman-temannya ke program 15 menit membaca di pojok baca perpustakaan kelas yang ada di masing-masing kelas, setiap jam istirahat," kata Asih kepada Lampost.co, Senin, 26 Agustus 2019.

Pelajar yang terpilih menjadi duta literasi, kata dia, juga mempunyai kemampuan untuk mengontrol, mengawal, mengawasi dan mengevaluasi program literasi sekolah yang telah dilaksanakan dikelasnya masing-masing. "Sehingga terwujud SMPN 1 Rajabasa dengan pelajarnya yang gemar membaca," harap Asih.

Kepala SMPN 1 Rajabasa, Endang Suryani mengharapkan duta literasi sekolah dapat mengemban program dengan menjadikan warga, baik itu siswa, pelajar, orang tua wali murid maupun penjaga sekolah gemar membaca sebagai pembelajar sepanjang hayat, cinta pengetahuan, dan rindu pada bacaan.

"Setiap pojok baca di dalam kelas, dan  pojok baca di depan kelas sudah tersedia. Jadi tidak hanya siswa, guru, orang tua yang mengantar anakpun boleh membaca ditempat tersebut," kata dia.

Menurut Endang, pihaknya mendekatkan buku kepada para siswa dengan membuat display untuk buku. "Selain siswa, guru-guru disini juga wajib membaca," pungkasnya.

Aan Kridolaksono

Berita Terkait

Komentar