honorerguru

Sambil Menangis, Guru Honorer Mengadu ke Bupati Lamteng

( kata)

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Puluhan guru honorer di Lampung Tengah memanfaatkan momen sosialisasi untuk menyampaikan keluhan atas kecilnya honor yang mereka diterima. Keluhan disampaikan langsung kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto.

Risma, salah satu guru honorer, sambil meneteskan air mata mengaku hanya menerima honor Rp200 ribu selama empat bulan mengajar. Ia mengaku dengan upah tersebut tak mampu mencukupi kebutuhan sehari hari, apalagi suaminya kini berstatus sebagai pengangguran.

Bupati Loekman mengatakan, sosialisasi kali ini memang diperuntukan bagi seluruh guru honorer dan kepala sekolah se-Lampung Tengah. Kegiatan ini bertujuan agar guru dan kepala sekolah mampu meneruskan sosialisasi new normal kepada masyarakat.

Winarko



Berita Terkait



Komentar