#korupsi#korupsibenihjagung

Saksi Korupsi Benih Jagung dari Jawa Timur akan Dihadirkan Secara Daring

( kata)
Saksi Korupsi Benih Jagung dari Jawa Timur akan Dihadirkan Secara Daring
Sidang kasus korupsi benih jagung di PN Tipikor Tanjungkarang beberapa waktu lalu. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) siap menghadirkan saksi yang berasal dari luar Lampung dalam perkara korupsi benih jagung di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dialokasikan untuk Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2017.

Dalam perkara tersebut, terdapat dua orang yang menjadi terdakwa, yakni mantan Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Edi Yanto dan Direktur PT Dempo Agro Pratama Inti, Imam Mashuri. Total kerugian negara dari dugaan korupsi pengadaan benih jagung PT Dempo ini mencapai Rp7,5 miliar.

Dua dari 10 saksi asal dari Provinsi Jawa Timur sempat hadir pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang pada Kamis, 25 November 2021 kemarin. Akan tetapi sidang ditunda karena PN Kelas IA Tanjungkarang tengah berkabung atas meninggalnya hakim Surono.

Baca: Saksi Korupsi Benih Jagung dari Jawa Timur, Dihadirkan Secara Daring

 

"Instruksi majelis hakim akan dijalankan. Diusahakan kalau tidak datang langsung, sidang secara online dari Jawa Timur," ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung, Erik Yudistira, Minggu, 28 November 2021.

Dua saksi tersebut juga sudah diberi arahan agar siap mengikuti sidang secara daring yang dijadwalkan pada Kamis, 2 Desember 2021 mendatang. Para saksi harus menyiapkan diri agar tidak absen di persidangan.

"Sudah disampaikan, tak perlu datang lagi ke pengadilan," paparnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar