#korupsi#bantuanoperasionalkesehatan

Sakit, Tersangka Korupsi BOK Dikenai Tahanan Kota

( kata)
Sakit, Tersangka Korupsi BOK Dikenai Tahanan Kota
Kantor Kejari Lampung Utara, Selasa, 28 Juli 2020. Lampost.co/Hari Supriyono

Kotabumi (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri Lampung Utara tidak menahan EA (54), oknum kepala puskesmas, tersangka dugaan kasus korupsi penggunaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) yang penanganan perkaranya baru dilimpahkan dari kepolisian setempat. Tersangka hanya dilakukan penahanan kota.

Menurut Kajari Lampura Atik Rusmiyati Ambarsari diwakili Kasi Intel Hafisz mengatakan tersangka EA (54) hanya dikenakan penahanan kota karena yang bersangkutan saat ini sedang menderita sakit jantung. "Tersangka statusnya saat ini dikenakan tahanan kota tapi proses hukumnya tetap berjalan," ujarnya, Selasa, 28 Juli 2020. 

Selain itu, tersangka juga diketahui  membayar uang pengganti kerugian negara kurang lebih sekitar Rp118 juta. Ketika ditanya apakah ada keterlibatan tersangka lainya dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Kasi Intel menjawab, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya yang kini tengah ditangani kepolisian," katanya.

Sebelumnya, Polres Lampung Utara melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi dengan tersangka berinisial EA (54), seorang oknum kepala Puskesmas Abung Barat, ke kejaksaan negeri setempat, Selasa, 28 Juli 2020.

Tersangka EA sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana bantuan operasional kesehatan (BOK) tahun anggaran 2017 senilai Rp429 juta dan mengakibatkan negara dirugikan Rp118.417.184.    

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar