#Narkoba#Penyelundupan#Kriminal#Sabu

Sabu Dominasi Penyelendupan Narkoba ke Indonesia

( kata)
Sabu Dominasi Penyelendupan Narkoba ke Indonesia
Ilustrasi barang bukti narkoba. MI/Puji Santoso

JAKARTA (Lampost.co) -- Indonesia masih menjadi target peredaran narkoba jaringan internasional. Narkotika jenis sabu masih mendominasi penyelundupan narkoba ke tanah air.

"Sesuai hasil penelitian sekarang, (penyelundupan) tertinggi dari luar negeri itu sabu," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Sulistyo Pudjo kepada Medcom.id, Jumat, 4 Oktober 2019.

Pudjo mengungkapkan sabu yang diselundupkan ke Indonesia biasanya diproduksi dari Taiwan dan negara-negara di sekitar delta Sungai Mekong. Negara-negara itu meliputi Laos, Kamboja, dan Thailand.

"Mereka mengembangkan laboratorium di sepanjang delta Sungai Mekong," ujar Pudjo.

Selain sabu, posisi kedua barang yang diselundupkan jenis ekstasi dan heroin di posisi ke tiga.

BNN menggunakan strategi ofensif untuk menangkar masuknya barang haram lewat memburu pelaku yang hendak masuk ke wilayah NKRI melalui perbatasan. BNN bekerja sama dengan pemerintah luar negeri dan organisasi Internasional untuk memutus rantai jaringan narkoba di Nusantara.

"Kita bergerak ke negeri-negeri sahabat, seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, Timor Leste, dan Australia agar wilayah mereka tak jadi wilayah transit narkotika ke Indonesia," ujarnya.

BNN turut menggandeng pemerintah dan aparat daerah. Mereka diminta turut mengawasi dermaga-dermaga kecil dan pelabuhan-pelabuhan rakyat.

"Kita bekerja sama dengan sleuruh kementerian/lembaga seperti Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, Pemerintah Daerah, Satpol PP, hingga kepala desa dan kepala-kepala pelabuhan rakyat," ujarnya.

Medcom.id

Berita Terkait

Komentar