#krisisairbersih#kekeringan#kemarau#beritamesuji

Sabtu-Minggu, BPBD Mesuji Libur Salurkan Air Bersih

( kata)
Sabtu-Minggu, BPBD Mesuji Libur Salurkan Air Bersih
Foto: Dok/Lampost.co

MESUJI (Lampost.co) -- Meski masyarakat di Kabupaten Mesuji sangat membutuhkan air bersih, Badan PenanggulanganBencana Daerah (BPBD) Mesuji memutuskan untuk tetap libur menyalurkan air bersih di Sabtu dan Minggu.  Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala BPBD Mesuji, Syahril. Kepada Lampost.co jika keputusan tersebut sudah menjadi ketentuan. 

"Untuk hari Sabtu dan Minggu, kami libur menyalurkan air bersih kepada masyarakat," tegas Syahril, Minggu, 15 September 2019.

Saat ini, BPBD Mesuji hanya memiliki 3 armada untuk salurkan air bersih. Dua armada kapasitas 10 ribu liter, dan satu armada 5 ribu liter.

Padahal ada  30 desa di Mesuji yang saat ini sangat kekurangan air bersih. Semua desa tersebut terletak di Kecamatan Rawajitu Utara, Mesuji Timur dan Kecamatan Mesuji. 

Sebanyak 13 Desa Di Kecamatan Mesuji Timur, 12 Desa di Rawajitu Utara, dan 5 desa di Kecamatan Mesuji saat ini membutuhkan air bersih setiap harinya. 

Bagi masyarakat yang mampu, mereka rela membeli air Rp250.000 per 1.000 liter. Sedangkan yang kurang mampu, mereka mengandalkan bantuan pemerintah yang tidak setiap hari datang. 

"Dulu, jika kemarau seperti ini, pasokan air bersih selalu ada setiap harinya walau jumlahnya terbatas. Saat ini, kami hanya mendapatkan air bersih di Senin sampai Jumat saja, itupun sangat tidak mencukupi kebutuhan kami masyarakat kurang mampu," jelas salah seorang warga Kecamatan Rawajitu Utara yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap, pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib warga kurang mampu. "Jika kemarau, masalah di wilayah kami yakni Rawajitu Utara setiap tahunnya sama, yaitu krisis air bersih dan debu. Semoga pemerintah bisa iba kepada kami dengan lebih sering lagi salurkan air bersih," lanjut dia. 

Ridwan Anas

Berita Terkait

Komentar