#busBantuan#rute#Rajabasa-panjang#beritalampung

Rute Rajabasa-Panjang Jadi Jalur Bus dari Kemenhub 

( kata)
Rute Rajabasa-Panjang Jadi Jalur Bus dari Kemenhub 
Bus banruan dari Kemenhub. (Foto:dok.MI)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 10 unit mobil bus trans yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akan segera beroperasi melayani masyarakat Kota Bandar Lampung. 

Untuk jalur yang akan dilalui oleh bus tersebut mulai dari terminal Rajabasa menuju Terminal Panjang, berlaku juga untuk sebaliknya. Dan dalam pemberian layanan jasa angkutan itu Pemkot Bandar Lampung memgharuskan menggunakan halte sebagai tempat pemberhentian.  

Alasan Pemkot Bandar Lampung dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota, memilih jalur terminal Rajabasa – Panjang sebagai rute untuk bus trans tersebut, sebab dinilai pada jalur itu tidak terdapat lagi pelayanan bus BRT.  
“Yang pasti sampai dengan hari ini sudah tidak ada pelayanan untuk BRTnya,  maka kita pilih jalur itu untuk dilalui bus trans bantuan Kemenhub ini. Maka dengan bus itu kita maksimalkan kembali pelayana  bus untuk masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujar Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna,  Jumat (22/3/2019).  

Kemudian mengenai pembenahan halte bus BRT yang akan digunakan kembali oleh Pemkot Bandar Lampung, Husna menerangkan saat ini sudah sekitar 40 persen.  “Bangku haltenya ada yang sudah kita cet dan diganti. Sampai hari ini masih kita terus lakukan pembenahan sampai waktu pengoperasian nanti,” jelasnya.  

Untuk pengoperasian bus itu sendiri menurutnya,  Pemkot Bandar Lampung akan menyerahkan kepada Koperasi Ragom Gawi untuk Kerja sama Operasi (KSO) nya. “Jika tidak ada halangan awal april nanti sudah mulai beroperasi,” lanjutnya.  
Husna menambahkan, biaya tiket bagi para penumpang di Kota Bandar Lampung per penumpangnya sebesar Rp2.000, dimana biaya itu telah disubsidi oleh Pemkot Bandar Lampung.  “Nilai ongkosnya kan Rp4.000 tapi masyarakat cukup membayar Rp2.000 saja, karena sisanya telah disubsidi oleh Pemkot Bandar Lampung,” kata dia.  
Jam operasional bus itu nantinya direncanakan mulai dari pukul 6 pagi sampai 6 sore.  
 

Deta Citrawan







Berita Terkait



Komentar