#Rutan#Lapas#Krui

Rutan Krui Pindahkan 21 Warga Binaan

( kata)
Rutan Krui Pindahkan 21 Warga Binaan
Kondisi Rutan Krui yang sesak saat ditinjau Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal beberapa waktu lalu. (Foto: Yon Fisoma/Lampost.co)

Krui (Lampost.co) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Krui kurangi jumlah Warga Binaan Permasyarakatan (WBP). Sebanyak 21 WBP dipindahkan ke dua Lembaga Permasyarakatan (Lapas) berbeda, Sabtu, 16 November 2019.

Kepala Rutan Kelas IIB Krui Beni Nurrahman mengatakan pemindahan tersebut untuk mengurangi kepadatan hunian Rutan yang berlebih. Kapasitas Rutan Kelas II B Krui hanya 100 orang, sementara saat ini dihuni 169 WBP.

“Karena itu hari ini, sebanyak 16 WBP kami kirim ke Lapas Kelas II B Kota Agung. Sisanya sebanyak 5 WBP dikirim ke Lapas Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung,” ujarnya.

Ia berharap dengan berkurangnya jumlah warga binaan tersebut selain mengurangi kapasitas Rutan juga dapat menurunkan risiko gangguan keamanan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Mengenai warga binaan yang dipindahkan ia menambahlan, 15 orang yang dikirim ke Lapas Kelas IIB Kota Agung terkait pidana berat  yakni kasus narkoba dan kasus pencabulan.

"Untuk mereka yang kami kirim ke Kota Agung merupakan warga binaan dengan masa pidana yang tergolong lama dari 5 sampai 12 tahun penjara karena terkait kasus pidana berat," ujar Beni.

Sementara untuk 6 orang warga binaan yang dikirim ke LPKA bertujuan agar pembinanan berlangsung lebih baik. Sarana dan prasana di LPKA memadai dalam pembinaan WBP anak.

“Idealnya WBP anak tidak dicampur dengan orang dewasa. Sehingga proses pembinaan anak akan lebih optimal. Masa depan mereka tentu masih panjang,” kata karutan.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar