#rupiah

Rupiah Sentuh Rp13.877 per Dolar AS

( kata)
Rupiah Sentuh Rp13.877 per Dolar AS
Foto: Dok. MI


Jakarta (Lampos.co) -- Pergerakan nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan akhir pekan kompak berada di zona hijau. Mengutip data Bloomberg, Jumat, 5 Juni 2020, rupiah ditutup menguat ke posisi Rp13.877 per dolar AS dibandingkan pembukaan perdagangan pagi yang sempat menyentuh level Rp14.075 per dolar AS.

Rupiah bergerak menguat hingga 217,5 poin atau setara 1,54 persen. Sedangkan rentang gerak rupiah berada di Rp13.877-Rp14.089 per dolar AS.

Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah terus melaju ke level Rp13.677 per dolar AS. Sementara mengutip data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.100 per dolar AS.

Senada, mengutip laman RTI, gerak IHSG terpantau menguat 31,078 poin atau setara 0,632 persen ke posisi 4.947.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi di posisi 4.948 dan level terendah di 4.851. Sementara itu volume perdagangan saham tercatat 10,5 miliar lembar senilai Rp9,7 triliun. Dari jumlah itu, 258 saham menguat, 139 saham melemah, 169 saham stagnan, dan terjadi 723.166 kali transaksi.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya menyebut nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berpotensi menguat. Padahal saat ini nilai tukar rupiah sudah berada di bawah Rp14 ribu per dolar AS.

"Rupiah terus menunjukkan penguatan. Sejalan dengan pandangan kami nilai tukar masih undervalue sehingga ke depannya masih berpotensi menguat," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2020.

BI mengatakan kurs rupiah masih undervalue karena inflasi Indonesia yang tergolong masih rendah dengan defisit transaksi berjalan (CAD) yang juga rendah. Selain itu, suku bunga surat utang pemerintah masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain.

Medcom







Berita Terkait



Komentar