#Kurs

Rupiah Merosot ke Level Rp14.500/USD

( kata)
Rupiah Merosot ke Level Rp14.500/USD
Foto: dok MI/Ramdani.


Jakarta (Lampost.co) -- Kurs rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini terus tertekan. Mata uang Garuda ini makin terpuruk karena mata uang dolar AS sedang merekah.

Mengutip Bloomberg, Rabu, 31 Maret 2021, rupiah melemah hingga 30 poin atau setara 0,21 persen menjadi Rp14.510 per USD dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.480 per USD.

Gerak rupiah sudah melemah sejak perdagangan awal pekan. Kurs rupiah juga sempat dibuka ke posisi Rp14.482 per USD pada pagi ini.

Adapun rentang gerak rupiah berada di kisaran Rp14.482-Rp14.510 per USD. Sementara year to date (ytd) return terpantau sebesar 3,27 persen.

Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di posisi Rp14.443 per USD.

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat, karena imbal hasil treasury AS tetap tinggi. Melansir Xinhua, Rabu, 31 Maret 2021, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,39 persen menjadi 93,3004.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1716 dolar AS dari 1,1763 dolar AS pada sesi sebelumnya. Serta poundsterling Inggris turun menjadi 1,3723 dolar AS dari 1,3760 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia turun menjadi 0,7589 dolar AS dari 0,7629 dolar AS. Dolar AS dibeli 110,34 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,80 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Selain itu dolar AS naik menjadi 0,9421 franc Swiss dari 0,9392 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2633 dolar Kanada dari 1,2596 dolar Kanada.

Hasil pada yield obligasi AS bertenor 10 tahun terakhir melayang di sekitar 1,72 persen pada Selasa sore, setelah mencapai 1,77 persen di awal sesi. Hasil yang naik berarti dolar bullish, sedangkan hasil yang turun berarti dolar bearish.

Winarko







Berita Terkait



Komentar