#Kurs

Rupiah Melemah di Rp14.310/USD

( kata)
Rupiah Melemah di Rp14.310/USD
Foto: dok MI.


Jakarta (Lampost.co) -- Kurs rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini terus melemah. Mata uang Garuda ini berbanding terbalik dengan kurs dolar AS yang sudah menguat.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 20 Mei 2021, rupiah melemah hingga 20 poin atau setara 0,14 persen menjadi Rp14.310 per USD dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.290 per USD.

Kondisi nilai tukar rupiah sudah terpantau melemah sejak pembukaan perdagangan yang sempat berada pada posisi Rp14.310 per USD.

Adapun rentang gerak rupiah berada di kisaran Rp14.310 per USD. Sementara year to date (ytd) return terpantau sebesar 1,85 persen.

Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, mata uang Garuda ini diperdagangkan ke posisi Rp14.310 per USD dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.295 per USD.

Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Penguatan ini karena pelaku pasar mencerna risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,55 persen pada 90,2418.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2167 dolar AS dari 1,2228 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,4104 dolar AS dari 1,4190 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Sementara dolar Australia turun menjadi 0,7712 dolar AS dari 0,7801 dolar AS. Dolar AS dibeli 109,23 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,86 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Selain itu dolar AS naik menjadi 0,9042 franc Swiss dari 0,8964 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2136 dolar Kanada dari 1,2058 dolar Kanada.

Menurut risalah pertemuan kebijakan Fed baru-baru ini yang dirilis Rabu, beberapa pejabat Federal Reserve AS mengisyaratkan mereka akan terbuka untuk mulai membahas pengurangan program pembelian aset bank sentral pada pertemuan mendatang.

"Sejumlah peserta menyarankan jika ekonomi terus membuat kemajuan pesat menuju tujuan Komite, mungkin tepat di beberapa titik dalam pertemuan mendatang untuk mulai membahas rencana untuk menyesuaikan laju pembelian aset," kata Fed dalam risalah dari pertemuan 27-28 April, mengacu pada komite pembuat kebijakan Fed.

The Fed telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada rekor level terendah mendekati nol, sambil melanjutkan program pembelian aset setidaknya pada kecepatan saat ini sebesar USD120 miliar per bulan sampai pemulihan ekonomi membuat kemajuan substansial lebih lanjut.

Winarko







Berita Terkait



Komentar