#feature#banjir#rumahrusak#longsor

Rumah Nyaris Ambrol di Bibir Sungai Berharap Tak Ada Banjir

( kata)
Rumah Nyaris Ambrol di Bibir Sungai Berharap Tak Ada Banjir
Foto: Lampost.co/Asrul Septian Malik

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Miris, kata itu setidaknya cocok untuk beberapa warga yang tinggal di bibir sungai di Desa Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Timur, Bandar Lampung.

Bagaimana tidak, tempat mereka berteduh seakan berada menggantung dibibir jurang yang sewaktu-waktu bisa ambrol terbawa runtuhan tanah.

Kondisinya pun sangat memprihatinkan. Setengah lantai rumah mereka roboh akibat tanah yang terkikis oleh air dipinggiran sungai. Bahkan ada sekitar dua rumah warga yang terlebih dahulu runtuh.

Ya, Junayah, warga setempat yang kondisi rumahnya kini diambang roboh. Bahkan setengah bagian rumah Junayah amblas, lantaran banjir bandang akibat arus sungai dari hulu yang deras pada musim penghujan lalu.

"Kejadian ini, sekitar bulan April 2019 lalu sebelum Pemilu. Waktu itu banjir bandang. Barang-barang saya seperti kursi, meja, dan lain-lain hanyut," ujar wanita tua beruban saat memandangi belakang rumahnya, Senin 9 September 2019.

Ia pun selalu was-was memikirkan kondisi rumahnya, karena potensi tanah runtuh akibat banjir bisa kapan saja terjadi. Ia khawatir jika nanti rumahnya bakal tersapu derasnya air dari hulu sungai.

Sudah ada contohnya, tetangga di sebelah rumah Junayah yakni Riwah. Menurut Junayah, pada musim penghujan di 2018 lalu, ketika banjir bandang datang rumah tetangganya yang bersebelahan sudah lebih dulu hanyut diterjang aliran sungai.

"Rumah Ibu Riwa dan Pak Rakhmat agak jauhan sama rumah saya. Sudah enggak ada, habis kena banjir. Hanyut semua hilang, mereka sekarang sudah pindah ngontrak," katanya.

Sementara warga lainnya yakni Hasan yang rumahnya juga bernasib sama. Meski rumah Hasan terbuat dari bahan permanen, namun setengah bagian rumahnya juga hilang."Kita sih berharap, ditanggul atau apa. Kami khawatir juga kalau nanti musim hujan, pasti kena lagi," katanya.

Setidaknya ada lima rumah yang kondisinya akan ambrol. Selain itu, dua rumah lainnya sudah tersapu bersih pada musim penghujan Oktober 2018 lalu.

Asrul Septian Malik

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar