#Kebakaran

Rumah di Kedaton Ludes Terbakar saat Ditinggal Malam Mingguan

( kata)
Rumah di Kedaton Ludes Terbakar saat Ditinggal Malam Mingguan
Kebakaran menghanguskan kamar bagian belakang. Dokumen seperti kartu keluarga, seragam sekolah, ijazah, STNK, BPKB motor pun ludes, Minggu, 31 Januari 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebuah rumah di Jalan Kangguru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton terbakar pada Sabtu, 30 Januari 2021 malam. Api membara saat rumah tersebut ditinggal sang pemilik.

Pemilik rumah, Hadi Sutrisno (57) mengaku tak mengetahui peristiwa kebakaran tersebut. Informasi itu baru ia ketahui dari tetangganya usai peristiwa terjadi.

"Kebetulan saya tidak tinggal di sini, tapi anak saya. Cuma anak saya ini sedang ke luar rumah, maklum anak muda malam mingguan," kata Sutrisno, Minggu, 31 Januari 2021.

Pria yang akrab disapa Tono itu mengaku dikabarkan tetangga pukul 22.00 Sabtu malam. Kabar tersebut disampaikan saat api telah membesar.

"Saya dapat kabar sekita pukul setengah sepuluhan, saya ke sini api sudah besar dan sudah ada mobil pemadam kebakaran," ujarnya.

Ia mengatakan hanya sebagian rumah yang terbakar. Namun, sejumlah barang dan surat-surat berharga ludes.

"Karena diduga api dari belakang dan yang dipakai itu kamar belakang jadi kartu keluarga, seragam sekolah, ijazah, STNK, BPKB motor abis," tuturnya.

Tono sendiri tak bisa lagi memperkirakan kerugian yang diakibatkan kebakaran.

"Kerugian masih bingung menghitungnya. Yang jelas dokumen itu habis, padahal anak saya butuh buat lamar kerja," tandasnya.

Sementara itu, M Alderi (22) penghuni rumah mengaku tak tahu sebab kebakaran terjadi. Ia mengatakan meninggalkan rumah pada 19.00 WIB.

Ari, panggilan akrabnya, mengaku baru tahu rumah yang ditinggalinya terbakar saat pulang sekitar pukul 22.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 23.00 WIB.

"Dugaannya konsleting listrik. Rokok enggak ada, obatnya nyamuk juga gak ada," kata dia.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandar Lampung Sutarno mengatakan saat kejadian tersebut pihaknya langsung menurunkan empat mobil pemadam.

"Bersama 12 personel. Kami mendapat laporan sekira pukul 22.00 WIB," terangnya.

Sutarno mengatakan masih melakukan tahap penyelidikan mencari penyebab terjadinya.

"Dugaan awal konsleting listrik," tandasnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar