#kerusakanjalan#jalanrusak

Ruas Jalan Rusak Simpang Gayam-Ketapang Bukan Milik Provinsi

( kata)
Ruas Jalan Rusak Simpang Gayam-Ketapang Bukan Milik Provinsi
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Mulyadi Irsan.Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ruas Jalan Lintas Sumatera, Simpang Gayam, Kecamatan Penengahan, dengan jalan lintas pantai timur, Simpanglima, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, bukan jalan provinsi. Jalan tersebut kini kondisinya rusak.

"Hasil diskusi dan investigasi, sepertinya ini bukan jalan provinsi yang dimaksud. Untuk jalan provinsi hasil turun lapangan tidak ada yang seperti ini," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Mulyadi Irsan dalam pesan WhatsApp, Rabu malam, 8 Juli 2020.

Bahkan, menurut timnya, foto dalam pemberitaan di Lampost.co kondisi jalan pada 2017, bukan 2020. "Bahkan, kata kawan-kawan itu kondisi 2017. Foto ini lokasinya kegiatan pembangunan Gayam-Ketapang 2017 (APBDP)," ujarnya.

Sementara rehab pembangunan pada 2019, menurut Mulyadi, kondisinya masih baik dan baru selesai masa pemeliharaan. "Desa Tetaan (Kecamatan Penengahan)-Desa Karangsari (Kecamatan Ketapang) yang merupakan daerah persawahan rencana awal mau di-rigid, tapi akibat efisiensi tidak jadi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengguna jalan bersama warga dari dua kecamatan di Lampung Selatan mengeluhkan kondisi ruas jalan poros yang menghubungkan Jalan Lintas Sumatera, Simpang Gayam, Kecamatan Penengahan, dengan jalan lintas pantai timur, Simpanglima, Kecamatan Ketapang, kondisinya rusak parah. Padahal ruas jalan itu baru beberapa bulan diperbaiki dengan konstruksi tambal sulam.

Dari data yang dihimpun Lampost.co, jalan provinsi sepanjang 2019 itu mendapat perbaikan sampai tiga kali. Sedangkan pada tahun ini kembali mendapat perbaikan. Hasil pantauan, kerusakan banyak terjadi di jalan poros perbatasan antara Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, dan Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, tepatnya di areal persawahan.

Demikian juga di ruas Jalan Transcilacap, Desa Karangsari, dan Dusun Siringdalam, Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar