#penganiayaan#beritalampung

RSUDAM Minta Maaf Atas Pemukulan Nenek Lasmi

( kata)
RSUDAM Minta Maaf Atas Pemukulan Nenek Lasmi
Direktur RSUDAM Lukman Pura (tengah). Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura menyampaikan permintaan maaf kepada nenek Lasmi yang menjadi korban pemukulan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai petugas keamanan, Idham. 

Lukman mengatakan lokasi kejadian itu bukan tempat orang berjualan. Hal itu memicu reflek pegawainya.

"Reflek sampai kena bibir nenek itu, tapi satpam sudah minta maaf. Kami juga minta maaf ke keluarganya dan pihak yang memantau peristiwa ini," kata Lukman, Rabu, 8 September 2021.

Dia melanjutkan, satpam tersebut lama bertugas di RSUDAM sehingga aturan dan tugas dijalankan dengan maksimal. Apalagi, saat ini pengunjung di rumah sakit dibatasi dan dilarang berjualan. Namun, nenek Lasmi tetap berjualan meski telah diingatkan.

"Ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Lampung, khususnya Bandar Lampung. Jangankan dagang, kunjungan saja tidak boleh,”ujarnya.

Terhadap satpam Idham, pihaknya memberikan teguran secara lisan dan tertulis, serta pembinaan. Pihaknya juga berencana akan memberikan pendampingan hukum terhadap Satpam tersebut. "Kami hormati proses hukum dan tidak melalukan intervensi," katanya.

Selain itu, pihaknya akan menjalankan atensi DPRD Lampung untuk perbaikan RSUDAM. "Dari segi kuantitas memang masih belum maksimal dan akuntabilitas keuangan. Masukan dari DRPD Lampung pasti kami jalankan,"katanya.

 

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar