#kesehatan#ruangisolasi#rsudam#beritalampung

RSUDAM Miliki Ruang Isolasi Penanganan Pasien Penyakit Khusus

( kata)
RSUDAM Miliki Ruang Isolasi Penanganan Pasien Penyakit Khusus
RSUDAM miliki ruang isolasi penanganan pasien penyakit khusus. (Foto:Lampost/Deta citrawan)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebuah bangunan yang berada cukup jauh dari gedung utama di Rumah Sakit Umum Daerah Amdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung itu seperti terasingkan, bak dibedakan dengan bangunan lainnya.  

Tanpa ada aktivitas lalu lalang keluarga pasien yang dirawat, tidak seperti suasana pada gedung lainnya pada RSUDAM dengan keluarga pasien yang dirawat berada di luar ruang rawat.  

Bangunan yang didominasi dengan dinding bercat biru laut dan pintu berwarna biru tua tersebut merupakan ruang isolasi. Sebab itu, yang dirawat dalam ruang isolasi merupakan pasien dengan penyakit yang dapat menular kepada orang lain.  

Dalam hal perawatan pun terbilang cukup berbeda dengan penanganan penyakit pasien pada umumnya. Seorang perawat dan dokter yang merawat diharuskan menggunakan alat pelindung diri (APD), dan tidak sembarang dapat memasuki ruangan isolasi itu.  

Di ruangan isolasi tersebut hanya menangani kasus penyakit pasien yang terjangkit suatu virus yang cukup berbahaya dan dapat menular, seperti H5N1 atau flu burung,  difteri,  dan sebagainya.  

Dari segi fasilitas, ruangan isolasi yang ada di RSUDAM sudah cukup mumpuni, mulai dari ruangan staf untuk memonitor pasien, oksigen, radiologi lab, alat tekanan udara ruangan, dan APD. Selain itu, empat ruang perawatan dan dua ruang ICU.  

“Di ruang isolasi ini petugas yang menangani pasien harus menggunakan alat pelindung diri (APD) agar tidak tertular virus dari pasien. Kemudian, dari segi obat-obatan sudah memadai, tenaga medis pun sudah bisa disesuaikan dengan pasien apakah anak-anak atau dewasa,” ujar Ali Hanani, pengawas ruangan isolasi, Senin (11/2/2019).  

Ali mengatakan dalam setiap bulan tidak selalu terdapat pasien dengan kasus terjangkit virus berbahaya. Namun, pihak medis selalu siap jika sewaktu-waktu terdapat pasien dengan kasus yang harus ditangani secara khusus di ruang isolasi.  

Deta Citrawan*







Berita Terkait



Komentar