#viruscorona#wabahcorona#beritapesawaran

RSUD Pesawaran Kembali Lakukan Bedah Sesar Ibu Hamil Positif Covid-19

( kata)
RSUD Pesawaran Kembali Lakukan Bedah Sesar Ibu Hamil Positif Covid-19
Ilustrasi. Foto: Google Images

Pesawaran (Lampost.co): Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran kembali mengambil tindakan operasi bedah sesar kepada ibu hamil asal Kecamatan Gedongtataan yang terkonfirmasi positif covid-19.

Juru bicara Tim Satuan Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Pesawaran, Aila Karyus, mengatakan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dalam keadaan hamil dan akan menjalankan operasi caesar pada hari ini.

"Iya ada satu lagi pasien asal Kecamatan Gedongtataan, dan rencananya akan menjalankan operasi caesar pada hari ini di RSUD Pesawaran dan pada pelaksanaan tindakan itu kita mengedapankan protokol kesehatan untuk para perawat yang melakukan tindakan tersebut," jelasnya, Senin, 28 September 2020.

Dirinya mengatakan pasien mulai dari beberapa hari lalu sudah di rawat di RSUD Pesawaran sampai dengan hari ini.

"Kalau dari hasil tracing, pasien tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota, maupun kontak erat dengan pasien positif covid-19, namun pasien ini melakukan pemeriksaan ke hamilan di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Pringsewu," ungkapnya.

"Saat pemeriksaan kehamilan, pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan covid-19, dan setelah menjalankannya pasien ternyata dinyatakan positif Covid-19," tambahnya.

Dirinya menjelaskan mulai dari Juni 2020 sampai dengan saat ini, pasien positif covid-19 di Pesawaran berjumlah 26 pasien dengan rincian 15 dinyatakan sembuh dan 11 masih dalam perawatan ataupun isolasi baik di rumah maupun rumah sakit.

"Dari 26 pasien ini, kebanyakan dari klaster keluarga, kalau dari klaster perkantoran ataupun pariwisata bukannya tidak ada, namun klaster keluarga memang masih mendominasi," ujarnya.

Dia meminta kepada seluruh puskesmas yang ada agar dapat mengingatkan kembali pada masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan saat berada diluar rumah.

"Saat ini keluarga sudah mulai melalaikan penerapan protokol kesehatan, maka dari itu perlu diingatkan kembali, sehingga keluarga di rumah tetap aman," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar