#cpns2019#penerimaancpns#beritametro

RSUD Ahmad Yani Layani Tes Kejiwaan dengan Protokol Kesehatan

( kata)
RSUD Ahmad Yani Layani Tes Kejiwaan dengan Protokol Kesehatan
Proses pendaftaran peserta tes kejiwaan di RSUD Ahmad Yani Kota Metro tertib dan mematuhi protokol kesehatan. Foto: Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro kini dapat melayani tes rohani atau tes kejiwaan yang diperuntukkan bagi para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos tes seleksi kemampuan bidang (SKB).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti, mengatakan bahwa dengan dilakukannya tes kejiwaan di RSUD Ahmad Yani dapat membantu rumah sakit jiwa (RSJ) dalam menangani pelayanan.

"Benar, di RSUD Ahmad Yani sekarang sudah dapat melayani tes kejiwaan. Ini dilakukan sudah sejak Senin (2 November 2020) kemarin. Untuk kuotanya dalam sehari sekita 50 sampai 70 orang," kata Kadis Kesehatan Kota Metro, Rabu, 4 November 2020.

Pada prosedurnya RSUD Ahmad Yani melakukan pelayanan mulai dari Senin hingga Sabtu.

Direktur RSUD Ahmad Yani, dr. Tristyawati, melalui Kabag TU, Siti Hairani, mengatakan kuota pelayanan dalam satu hari mencapai 50 hingga 70 orang. Untuk pelayanannya Senin sampai Sabtu dibuka mulai pukul 8.00 sampai dengan 14.00.

"Dalam sehari untuk pelayanannya mencapai 50 sampai 70 orang. Ini dilakukan agar tidak jadi pengumpulan masa," kata dia.

Dia menjelaskan dalam tes kejiwaan ini peserta nya tidak hanya dari Kota Metro saja. Namun dari berbagai daerah juga tetap dilayani.

"Prosesnya bisa dua hingga tiga hari. Peserta nya juga dari seluruh Lampung tidak hanya orang Metro saja," kata dia.

Dia menambahkan pada prosesnya RSUD Ahmad Yani telah mengimbau kepada peserta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat peserta yang hadir dari berbagai daerah.

"Untuk di lapangan kita pastikan selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti mematuhi 3M agar dapat meminimalisir adanya penularan covid-19. Untuk teknisnya satu masuk, satu keluar, makanya kuotanya hanya sedikit," ujarnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar