koronacoronavirus

RSU Alimuddin Umar Liwa Segera Layani Uji Swab Covid-19

( kata)
RSU Alimuddin Umar Liwa Segera Layani Uji Swab Covid-19
Hearing Komisi III DPRD Lambar dengan Pemkab. Eliyah

LlWA (Lampost.co) -- Direktur RSU Alimuddin Umar Liwa dr Widyatmoko Kurniawan menyatakan dalam waktu dekat sudah bisa melaksanakan pelayanan uji swab atau pengambilan sampel lendir untuk dilakukan uji laboraturium guna mendeteksi apakah seseorang itu terinfeksi virus korona atau tidak.

Hal itu disampaikan saat hearing bersama Komisi  III DPRD Lampung Barat di ruang rapat kantor DPRD setempat, Senin, 6 Juli 2020.

Widyatmoko mengatakan, jika rumah sakit yang dipimpinnya itu sudah sejak lama telah memiliki Mesin Tes Cepat Molekuler (TCM) yang selama ini telah digunakan untuk pemeriksaan Tuberkulosis (TBC). Alat tersebut menurutnya, juga bisa digunakan untuk pemeriksaan swab hanya saja masih diperlukan alat tambahan.

Untuk itu lanjut dia, berdasarkan alat yang sudah ada tersebut maka pihaknya memiliki rencana untuk melakukan uji swab dengan menggunakan alat TCM tetapi pelaksanaanya masih menunggu alat tambahannya.

"Untuk melengkapi alat itu, maka kami sudah melakukan pemesanan alat tambahan, dan diperkirakan Rabu, 8 Juli 2020, ini sudah datang sehingga saat ini tengah dipersiapkan," ujarnya.

Ia menambahkan, nantinya pelayanan pemeriksaan swab sudah bisa dilaksanakan bagi pasien yang memiliki gejala covid-19. ke depan sampel lendir untuk uji swab covid-19 di RSU Lambar tidak perlu lagi dikirim ke Palembang atau Bandar Lampung seperti yang dilakukan selama ini. Sebab pihaknya sudah bisa melayani secara mandiri apalagi rumah sakit ini merupakan salahsatu rumah sakit rujukan dari beberapa daerah terdekat.

"Dalam pelayanan yang masih menjadi kendala saat ini adalah kebutuhan ventilator. Jumlah ventilator yang dimiliki oleh rumah sakit Liwa masih minim yaitu hanya ada empat unit yang keberadaanya ditempatkan di ruang ICU dan NICU," ungkapnya.

Untuk mengatasi kekurangan ini maka pihaknya telah mengusulkan penambahan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 mendatang.

Winarko



Berita Terkait



Komentar