#limbahmedis#tpabakung

RS Urip Sumoharjo Bantah Buang Limbah Medis ke TPA Bakung

( kata)
RS Urip Sumoharjo Bantah Buang Limbah Medis ke TPA Bakung
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung saat melakukan pertemuan tertutup di RSUS. Humas


Bandar Lampung (Lampost.co) – Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS) membantah limbah medis yang ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung berasal dari rumah sakit tersebut.

Direktur Utama PT. Gunung Sulah Medika, Taufiq Qurrahman, mengatakan limbah yang menumpuk di TPA Bakung bukan berasal dari RSUS

“Kami bukan ingin membela diri, tetapi kami menelusuri itu semua dan prosedur-prosedur yang dilakukan petugas sudah sesuai,” ujarnya, Kamis, 18 Februari 2021.

Selain itu, Taufiq juga menyampaikan keberatannya atas pemberitaan yang selama ini bergulir dan menyudutkan RSUS. Sebab, dalam pengelolaan limbah pihaknya bekerja sama dengan pihak ketiga.

“Kami bayar tiap bulannya ke Dinas Lingkungan Hidup, tetapi ternyata teman-teman ada yang menemukan limbah medis di sana (TPA Bakung) yang dikatakan milik RSUS. Terus terang sampai sekarang kami masih meragukan penemuan tersebut, karena di sini cukup ketat standar prosedurnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota, Yuhadi, turut melakukan inspeksi ke RSUS. “Hasilnya ditunjukkan UKL, UUPL, AMDAL, dan IPAL pengelolaan limbah yang lengkap. Sekarang dilakukan pendalaman apakah limbah itu milik RSUS atau bukan karena mereka juga sangat berhati-hati,” ujarnya.

Menurut dia, pihak RSUS sudah melakukan klarifikasi kepada DLH Kota Bandar Lampung dan Polda Lampung. Pihaknya hanya meminta kepada RSUS untuk lebih berhati-hati terhadap penanganan dan pengelolaan limbah baik jenis domestik maupun limbah B3, karena menyangkut nyawa manusia.

“Kami tidak mau tergesa-gesa dalam wilayah persaingan bisnis rumah sakit dan tidak mau masuk kesana, kami on the track saja,” ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar