#beritalampung#beritalamteng#inflasi

Rp6,6 M Disiapkan Pemkab Lampung Tengah untuk Menanggulangi Inflasi

( kata)
Rp6,6 M Disiapkan Pemkab Lampung Tengah untuk Menanggulangi Inflasi
Ilustrasi. Foto: Google Images


Gunungsugih (Lampost.co): Untuk menjaga daya beli masyarakat dan penanganan inflasi, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyiapkan Rp6,6 miliar melalui refocusing anggaran.

Anggaran tersebut akan disalurkan kepada masyarakat melalui program bantuan sosial (bansos) melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai dari Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan Perkebunan dan Perikanan, serta Dinas Koprasi UKM dan Perdagangan dan juga program padat karya.

"Melalui Dinas Sosial sebanyak Rp4,4 miliar yang disalurkan kepada 9.400 kepala keluarga (KK). Berupa uang tunai senilai Rp150 ribu mulai Oktober, November, dan Desember. Jadi totalnya per KK Rp450 ribu," kata Kepala Bappeda Lamteng, Rusmadi, Selasa, 13 September 2022.

Baca juga: Anggaran Program Mantra dan Tubaba Cerdas Berasal dari Dana Penanganan Dampak Inflasi

Untuk sektor transportasi yang akan disalurkan melalui Dinas Perhubungan Lamteng, disiapkan anggaran kurang lebih Rp324 juta. Sedangkan bagi nelayan, melalui Dinas Peternakan Perkebunan dan Perikanan menyiapkan anggaran sebesar Rp150 juta.

"Untuk UMKM melalui Dinas Koprasi UKM dan Perdagangan disiapkan anggaran Rp749 juta dan melalui program padat karya disiapkan Rp1 miliar," ujar Rusmadi.

Dia mengatakan plot anggaran sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) Peraturan Menteri Keaungan Nomor 134, untuk menjaga daya beli masyarakat dan penanganan inflasi juga disiapkan anggaran melalui Dana Desa (DD).

"Sesuai PMK 134, kami sesuai dengan itu. Untuk yang mengunakan dana desa, sudah disosialisasikan kepada kepala kampung melalui masing-masing camat," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar