#timnasu20#kualifikasipialaasiau-20#garudanusantara,#shintae-yong

Rotasi Pemain Melawan Hong Kong

( kata)
Rotasi Pemain Melawan Hong Kong
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Shin Tae Yong. Antara/Aditya Pradana Putra


Surabaya (Lampost.co) -- Tim U-20 Indonesia wajib menang melawan Hong Kong pada laga kedua kualifikasi Grup F Piala Asia U-20, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 16 September 2022 malam WIB. Raihan tiga poin akan memperbesar peluang Garuda Nusantara lolos ke putaran final Piala Asia U-20 tahun depan di Uzbekistan sebelum melawan tim berat Vietnam di laga pamungkas.

Di laga pembuka, Marselino Ferdinan dkk menang 4-0 atas Timor Leste. Kemenangan besar menjadi motivasi lebih bagi skuad asuhan Shin Tae-yong menghadapi Hong Kong yang di laga sebelumnya takluk 1-5 dari Vietnam. Indonesa ada di peringkat kedua klasemen Grup F, dengan bekal 3 poin. Jumlah poin yang sama juga dikantongi Vietnam yang unggul produktivitas gol.

Ketajaman Hokky Caraka diharapkan terulang di laga nanti. Penyerang berusia 18 tahun itu tampil apik dengan torehan hattrick melawan Timor Leste.

Kendati demikian, rotasi pemain tentunya akan dilakukan Shin mengingat jeda waktu pertandingan hanya satu hari. Apalagi, di laga melawan Vietnam pada Minggu, 18 September 2022, bisa jadi penentu lolos tidaknya Indonesia ke Uzbekistan tahun depan. Hanya juara grup yang bisa lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2023.

Dalam sesi latihan Kamis, 15 September 2022, para pemain hanya diberikan latihan ringan dan fokus meningkatkan kebugaran. Shin mengindikasikan akan merotasi beberapa pemainnya agar bisa tampil bugar hingga akhir kualifikasi grup. Pemain juga diminta menjalani instruksi dengan baik sehingga bisa menghasilkan lebih banyak gol.

"Setiap keadaan pasti akan berubah-ubah dan pemain harus bisa mengikuti instruksi dengan baik baru bisa ada hasil yang baik. Lawan Hong Kong akan dipersiapkan lebih banyak gol," kata Shin.

Baca juga: Trigol Hokky Bantu Indonesia Petik Kemenangan Perdana

Pelatih asal Korea Selatan itu juga tak khawatir dengan kondisi fisik para pemain Hong Kong yang cenderung memiliki postur tubuh tinggi. Baginya, fokusnya bukan soal postur tubuh atau fisik pemain, melainkan lebih ke mobilitas pemain yang akan diturunkan.

"Kami fokus mobilitas pemain yang akan dimainkan. Karena sebenarnya permainan terbaik adalah mobilitasnya. Semakin tinggi mobilitas pemain, itu yang menentukan tim bisa menang,” ujarnya.

Pelatih tim U-20 Hong Kong, Cheung Kin Fung, menyoroti mental pemainnya melawan Indonesia. Meskipun baru kalah dengan skor telak 1-5 dari Vietnam, Cheung menegaskan anak asuhnya akan tetap memberikan perlawanan ke tuan rumah yang akan bermain di depan suporter.

"Kami akan meningkatkan mental dan level kepercayaan diri pemain. Melawan Indonesia saya pikir akan banyak suporter yang datang. Ini bagus untuk tim kami jadi mental pemain harus kita tingkatkan. Saya berharap stadion bisa dipenuhi penonton karena itu akan menjadi pengalaman berharga buat pemain Hong Kong," katanya.

Cheung menegaskan gaya bermain Indonesia sangat berbeda dengan Vietnam. Menurut dia, Indonesia memiliki kekuatan yang sama baiknya dalam aspek menyerang maupun bertahan. Hal itu yang akan jadi ujian bagi timnya di laga nanti.

"Gayanya berbeda dengan Vietnam, tapi kami harus memperhatikan gaya bermain mereka. Kekuatan Indonesia sangat kuat dalam menyerang. Striker bisa menusuk di antara pemain belakang dan pertahanan Indonesia sangat kuat," ujarnya. 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar