#rotasi#guru#pendidikan#zonasi

Rotasi Guru Dirancang 4-6 Tahun Sekali

( kata)
Rotasi Guru Dirancang 4-6 Tahun Sekali
(kiri-kanan) Direktur Pengembangan Bisnis Media Indonesia (MI) Shanty Nurpatria, Mendikbud Muhadjir Effendy, Direktur Keuangan MI Firdaus Dayat, Direktur Pemberitaan MI, Usman Kansong usai FGD Zonasi di Kantor Redaksi Media Indonesia. Medcom.id/Citra

Jakarta (Lampost.co): Kebijakan sistem zonasi yang diperkuat Peraturan Presiden (Perpres) juga akan menjadi payung hukum bagi kebijakan rotasi guru. Pemerintah merancang setiap guru diputar dalam periode waktu tertentu.

"Tentu tidak tiap tahun dirotasi. Mungkin empat sampai enam tahun sekali rotasi," kata Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy dalam Forum Group Discussion (FGD) tentang Sistem Zonasi di Ruang Rapat Besar Media Indonesia, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa, 13 Agustus 2019.

Kewenangan merotasi guru ada di Dinas Pendidikan, musyawarah guru, dan kepala sekolah di setiap zona. Menurut Muhadjir, rotasi guru sejatinya sudah harus dilakukan di sekolah negeri. Rotasi merupakan bagian dari tour of duty dan tour of area.

"Dalam konteks zonasi, rotasi guru akan dijadikan mekanisme pemerataan distribusi dan alokasi guru agar betul-betul merata. Baik dari jumlah maupun kualitas di sekolah," kata mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Perpres Sistem Zonasi sudah di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan sedang menunggu proses harmonisasi. Muhadjir mengatakan, Perpres Zonasi nantinya memperkuat berbagai kebijakan pendidikan berbasis zonasi.

"Tidak hanya PPDB, tapi juga rotasi guru. Termasuk pembangunan sarana prasarana yang melibatkan banyak pihak untuk bertanggung jawab," kata Muhadjir.

Dalam kesempatan terpisah,Muhadjir juga menjelaskan bahwa rotasi masih akan dilakukan di dalam zonasi. "Sementara rotasi masih di dalam zonasi, kecuali terpaksa," kata Muhadjir.

Acara FGD Zonasi ini juga turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, jajaran pengurus PGRI dan sejumlah perwakilan guru.

Medcom

Berita Terkait

Komentar