#pemainterbaik#romelulukaku#ligaeuropa

Romelu Lukaku Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Europa

( kata)
Romelu Lukaku Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Europa
Romelu Lukaku. Emilio Andreoli/FC Internazionale/AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Europa musim 2019-2020 yang diumumkan Jumat, 2 Oktober 2020. Salah satu indikatornya karena telah tampil subur untuk membawa timnya ke final kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Karier Lukaku menanjak lagi di Italia dengan mengemas 34 gol pada musim pertamanya di Inter. Kemudian, tujuh gol yang dicetaknya dalam enam pertandingan Liga Europa setelah Inter terlempar dari Liga Champions musim lalu.

Inter memang kalah 2-3 dari Sevilla pada final Liga Europa, Agustus lalu. Tapi, penyerang berusia 27 tahun itu memperoleh 270 poin untuk mengalahkan nominator lain, seperti gelandang Manchester United Bruno Fernandes (128 poin) dan gelandang Sevilla Ever Banega (118 poin).

"Pertama sekali saya ingin menyelamati Sevilla secara pribadi karena telah menjuarai final turnamen ini," kata Lukaku dalam pesan yang direkam terlebih dahulu setelah pengumuman itu disampaikan bertepatan dengan undian Liga Europa musim ini.

"Saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya dan agen-agen saya atas dukungan mereka. Saya juga ingin berterima kasih kepada pelatih saya dan staf klub, direksi, dan presiden atas kepercayaan mereka dan membantu saya sepanjang musim," katanya. 

"Yang paling penting saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan satu tim yang sudah begitu baik kepada saya sejak hari pertama bergabung. Mereka sudah seperti keluarga bagi saya. Setiap hari saya datang latihan, datang dengan senyuman, mereka membuat saya ingin bekerja lebih keras," kata bomber asal Belgia tersebut.

Pemungutan suara Pemain Terbaik Liga Europa dilakukan para juri yang terdiri dari 48 pelatih 48 klub peserta dan 55 wartawan.

Inter kembali berkiprah dalam Liga Champions musim ini dan tergabung di Grup B bersama Real Madrid, Shakhtar Donetsk, dan Borussia Moenchengladbach. Los Blancos tentu menjadi lawan paling berat karena sudah 13 kali juara kompetisi kasta pertama Eropa tersebut.

Medcom







Berita Terkait



Komentar