#larangan#merokok#watwatgawoh

Rokok untuk Usia 100 Tahun

( kata)
Rokok untuk Usia 100 Tahun
Dokumentasi Pixabay.com


LARANGAN merokok memang sudah merebak di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun ada juga negara yang mmeberlakukan aturan aneh, membolehkan rokok hanya untuk usia 100 tahun ke atas.

Na...kuk mehengak goh payah kik tuyuk no (Nah...bernapas pun sudah kesulitanlah buyut itu). 

Begitulah larangan merokok di Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat. Orang harus menunggu waktu sangat lama untuk bisa secara resmi merokok. Seorang anggota senat di sana mengajukan RUU larangan menjual rokok untuk konsumen berusia di bawah 100 tahun. 

Seperti dikutip VOA Indonesia, RUU itu diusulkan sejatinya adalah pelarangan merokok total dan bila disahkan, akan berlaku pada 2024. Undang-undang yang berlaku kini, usia 21 tahun bisa membeli rokok. 

Payu kidah kik atokhan sai tano, kidang aga ngayun tuyuk ngudut layau ana. Wat-wat gawoh (Oke deh kalau aturan yang sekarang, tapi kalau meminta buyut merokok kacau itu. Ada-ada saja).

Dalam RUU, Creagan mengusulkan menaikkan secara bertahap usia minimum pembelian rokok menjadi 30 tahun pada 2020, 40 pada 2021, 50 pada 2022 dan 60 pada 2023. Pada 2024, usia minimum untuk membeli rokok adalah 100 tahun.

Dia mengatakan RUU itu akan dibuat untuk menahan gugatan hukum apa saja. “Negara wajib melindungi kesehatan masyarakat,” kata Creagan, yang mengakui merokok saat kuliah kedokteran.

“Kita tidak mengizinkan masyarakat mengakses secara bebas opioid, misalnya, atau obat resep apa pun,” ujarnya.

Opioid selama ini dikenal sebagai obat pereda nyeri yang bisa menimbulkan kecanduan. “Ini lebih mematikan, lebih berbahaya dari obat resep apa pun dan lebih membuat ketagihan,” ujarnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, merokok adalah penyebab nomor satu penyakit dan kematian yang dapat dicegah di AS dan menyumbang hampir 500 ribu kematian setiap tahun.

MTVN







Berita Terkait



Komentar