#ujarankebencian

Rocky Gerung Cs Dipolisikan karena Ujaran Kebencian

( kata)
Rocky Gerung Cs Dipolisikan karena Ujaran Kebencian
Rocky Gerung. Lampost/Setiaji


Jakarta (Lampost.co) -- Rocky Gerung bersama Hersubeno Arief, Natalius Pigai, dan Refly Harun dilaporkan ke Bareskrim Polri. Keempat tokoh itu disebut melakukan ujaran kebencian mengandung suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). 

"Iya betul (mau melaporkan hari ini). Kami rencananya jam 11.00 WIB ada di Bareskrim," kata Koordinator Pergerakan Advokat Nusantara (Perekat) Petrus Selestinus kepada Medcom.id, Rabu, 1 Desember 2021. 

Petrus mengatakan kasus ini terkait wawancara Hersubeno Arief dengan Rocky Gerung beberapa waktu lalu. Rocky Gerung disebut menuduh Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Romo Benny Susetyo mencampuri urusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

"Padahal Romo Benny tidak pernah membuat pernyataan baik di YouTube maupun di media lainnya yang sifatnya mencampuri, apalagi meminta MUI dibubarkan, tidak ada sama sekali," ujar Petrus. 

Dia mengatakan dalam wawancara itu Rocky Gerung dan Hersubeno Arief mengarah kepada SARA. Pernyataan dalam wawancara itu, berkembang menjadi negatif dan menyerang pribadi Romo Benny. 

"Banyak serangan menyudutkan Romo dan dikaitkan lagi soal agama dan ini berbahaya," ungkapnya. 

Menurut Petrus, aktivis Papua Natalius Pigai dan Refly Harun juga ikut menuduh Romo Benny. Namun, dia tidak memerinci perbuatan Refly. Sedangkan, Natalius disebut memfitnah Romo Benny. 

"Tapi fitnah itu persoalan pribadi mereka ya. Kami laporkan hanya persoalan menyangkut hal-hal yang berbau SARA," ujar Petrus. 

Rocky Gerung cs diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Beleid itu menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA.

"Pernyataan bohong yang menimbulkan keonaran," kata Petrus.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar