#surfing#pesisirbarat#krui

Rio Waida Targetkan Juara WSL Krui Pro QS 5000

( kata)
Rio Waida Targetkan Juara WSL Krui Pro QS 5000
Peselancar asal Indonesia Rio Waida saat diwawancarai pada kejuaraan World Surfing League (WSL) Krui Pro QS 5000 di Tanjungsetia, Pesisir Barat, Sabtu, 11 Juni 2022. (Lampost.co/Yon Fisoma)


Krui (Lampost.co) -- Peselancar asal Indonesia yang mencetak sejarah sebagai atlet Indonesia pertama yang memenangkan kejuaraan selancar profesional pertama di Sydney Surf Pro menargetkan juara pada World Surfing League (WSL) Krui Pro QS 5000 pada 2022.


Rio Waida mengatakan ia telah menyiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan tersebut jauh sebelum event internasional tersebut digelar. Dia masuk kategori QS5000 Men's pada kejuaraan WSL Krui Pro 2022.

"Persiapan sudah sangat siap dan target saya untuk event ini tentunya menang dan juara untuk Indonesia. Saya akan berusaha step by step dan memberikan penampilan terbaik saya," kata Rio di Pantai Tanjungsetia, Kecamatan Pesisir Selatan, Pesisir Barat, Sabtu, 11 Juni 2022. 

Dia melanjutkan WSL Krui Pro QS 5000 merupakan event kelima yang ia ikuti secara berturut-turut dalam kejuaraan surfing. Peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua itu mengaku masih dalam kondisi lelah. Namun, Rio optimistis tetap memberikan penampilan terbaiknya dan bisa meraih juara pada event itu.

Disinggung proyeksi yang diberikan oleh Menparekraf Sandiaga Uno untuk mengikuti Olimpiade Paris, Rio mengaku siap dan memang sudah menjadi mimpinya untuk mengikuti event tersebut.

"Saya tentu bersemangat dan sangat siap untuk mengikuti Olimpiade Paris karena memang sudah menjadi mimpi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sandiaga Uno juga masyarakat yang telah mendukung saya untuk mengikuti event bergengsi tersebut," ujarnya. 

Rio mengungkapkan kondisi ombak dan cuaca sangat indah dan mendukung terselenggaranya event internasional tersebut. Dia sangat senang dan bersemangat mengikuti kejuaraan WSL Krui Pro QS 5000 pada tahun ini.

Menurutnya, tahun ini merupakan kali ketiga ia menjajal indahnya ombak Pesisir Barat. Rio menyatakan semua peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa dan semua memiliki peluang untuk menjadi juara.

"Namun, Indonesia juga memiliki kemampuan dan strategi yang tidak kalah dengan negara lainnya. Sehingga saya optimistis peselancar Indonesia bukan hanya saya, melainkan yang lain juga mampu bersaing dengan peselancar luar," kata dia.

Takumi Nakamura, peserta asal Jepang juga mengaku siap mengikuti dan bersaing dengan peserta lainnya. Ia juga memuji ombak Pesisir Barat yang menjadi salah satu ombak terbaik dunia tersebut.

"Tentu saya sangat siap mengikuti kejuaraan tersebut dan bersaing dengan peserta lainnya, ombak Pesisir Barat sangat indah dan saya akan menaklukkannya," ujar Nakamura.

Baca juga: Sandiaga Uno Buka WSL Krui Pro 5000 di Tanjungsetia

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Pesisir Barat, Aries Pratama, memastikan salah satu peselancar asal Brasil yang pernah menjadi juara dunia Gabriel Medina dipastikan absen pada kejuaraan tersebut.

"Iya, kami pastikan dia absen dalam ajang WSL Krui Pro tahun ini," kata Aris. 

Kegiatan WSL Krui Pro QS 5000 dibuka  oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno. Kejuaraan tersebut digelar dalam dua kategori yaitu QS5000 Men's dan Women's. Kemudian, JQS Men's dan Women's. Perinciannya, QS5000 Men's sebanyak 100 peserta, QS5000 Women's 58 peserta, JQS Men's 36 peserta, dan JQS Women's 24 peserta.


 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar