#jalan#infrastruktur

Ribuan Warga Menikmati Jalan Rusak di Desa Haduyang Natar Sejak 2009

( kata)
Ribuan Warga Menikmati Jalan Rusak di Desa Haduyang Natar Sejak 2009
Ribuan warga terpaksa harus merasakan menikmati jalan berlubang hampir setiap hari di sepanjang jalan desa yang mereka lalui sejak 2009. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Ribuan warga terpaksa harus merasakan menikmati jalan berlubang hampir setiap hari di sepanjang jalan desa yang mereka lalui sejak 2009. Padahal jalan di Dusun Sukarame, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, itu hanya berjarak 1 kilometer dari Bandara Radin Inten II.


Kepala desa Haduyang, Hasani mengharapkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membangun jalan yang berada di tengah-tengah pemukiman padat itu terlebih akses jalan tersebut tidak jauh dari bandara.

"Kasihan dengan warga saat musim panas seperti ini debu jalan masuk ke rumah-rumah karena lingkungan padat penduduk dan akses jalan menuju desa lain yang ada di pedalaman. Jika musim hujan seperti kubangan sepanjang jalan ini," kata dia.

Warga desa setempat, Erna mengaku sejak lama menginginkan jalan desa setempat diperbaiki karena sudah sejak lama kondisinya rusak.

"Hampir tidak ada aspal lagi sepanjang jalan ini, mohon kepada pemda diperbaiki karena debu jalan ini berbahaya bagi kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Jalan di Dusun Sukarame ini, lanjut Erna, merupakan akses utama warga yang ada di desa lain. "Kasihan anak sekolah, warga yang setiap hari lewat sini juga ribuan tetapi kondisi jalan hancur tanpa aspal lagi," ujarnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar