#pertanian#padi

Seribuan Ton Padi Siap Panen di Jabung Lamtim Raib akibat Banjir

( kata)
Seribuan Ton Padi Siap Panen di Jabung Lamtim Raib akibat Banjir
Seorang petani di Jabung, Lamtim sedang memantau banjir di areal persawahan miliknya, Kamis, 18 November 2021. (Foto:Dinas PertanianLamtim)


Sukadana (Lampost.co) -- Areal persawahan siap panen seluas 209 hektare di Desa Mekarjaya, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengalami puso usai terendam banjir. Banjir yang sudah sepekan menggenangi lahan petani itu menggagalkan potensi panen sebanyak 1.254 ton padi atau menimbulkan kerugian sekitar Rp5,016 miliar. 

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Lamtim, M. Yusuf H.R menjelaskan, banjir merendam areal persawahan sejak Jumat, 12 November 2021.

"Ratusan hektare lahan sawah itu berlokasi persis berdampingan dengan daerah aliran sungai (DAS) Way Sekampung. Banjir terjadi akibat air sungai meluap karena tingginya intensitas curah hujan dalam sepekan terakhir," kata dia. 

Baca: Warga Ingin Tanggul Sungai Hantatai Segera Diperbaiki

 

"Jika potensi padi yang hilang itu diuangkan dengan harga rata-rata harga gabah hasil panen sekitar Rp4.000/kg, maka kerugian yang dialami para petani mencapai sekitar Rp5,016 miliar,” sambung dia. 

Yusuf mengaku tidak mampu berbuat apa-apa lantaran musibah itu murni akibat fenomena alam banjir.

"Meskipun demikian, Dinas TPHP kini sedang melakukan pendataan secara perinci mengenai luas lahan tanaman padi yang sudah mengalami puso tersebut. Data yang diperoleh nantinya akan dijadikan sebagai dasar pengajuan permintaan bantuan benih, pupuk, dan obat-obatan ke pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Lampung," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar