#JTTS#BERITALAMPUNG

Ribuan Tanaman Produktif Hiasi Jalan Tol Trans Sumatera

( kata)
Ribuan Tanaman Produktif Hiasi Jalan Tol Trans Sumatera
Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Tol Terbangi Besar, Pematang Panggang dan Kayu Agung (Terpeka), Yoni Satyo Wisnuwardono bersama Kepolisian melakukan penanaman pohon. Dok HK


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hadirnya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Provinsi Lampung membuat pergerakan roda ekonomi dan konektivitas antar daerah semakin bergeliat. Adanya pembangunan infrastruktur yang membentang menembus berbagai wilayah itu dimanfaatkan juga untuk ditanami komoditas produktif di sepanjang ruasnya.


Pengelola Jalan Tol PT. Hutama Karya terus mendorong penerapan jalan tol hijau dan ramah lingkungan bagi pengguna jalan sekaligus untuk menjaga kelestarian alam. JTTS di Ruas Lampung dari Bakauheni sampai Kayuagung memiliki panjang sekitar 330 km. Di dua sisi jalan tol akan ditanami komoditas bernilai ekonomi dan ditargetkan sampai akhir tahun ini sudah ditanam 11 ribu pohon. 


"Kami terus mendorong gerakan penghijauan. Jumlah pohon yang kami tanam sudah banyak. Ada  2.000 pohon sengon, 1.000 pohon trembesi, dan 100 pohon mangga," kata General Manager PT Hutama Karya Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar, Hanung Hanindito kepada Lampost, Kamis, 10 Juni 2021.

Begitupun yang disampaikan oleh Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Tol Terbangi Besar, Pematang Panggang dan Kayu Agung (Terpeka), Yoni Satyo Wisnuwardono. Ia mengajak jajarannya untuk senantiasa peduli terhadap keasrian lingkungan. 

"Kami terus melakukan penghijauan di jalan tol. Ada 1.000 sengon, 4.300 kayu putih, 1.200 mangga, dan 100 rambutan. Di tahun 2020 kemarin kami juga menanam 5.000 sengon," katanya.


Sebelumnya, Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan pada peringatan Hari Bumi dan Hari Keanekaragaman Hayati Sabtu, 5 Juni 2021, pihaknya melakukan penghijauan serentak di seluruh jalan tol yang telah beroperasi. Lebih dari 1000 pohon ditanamkan pada masing masing jalan tol dengan jenis pohon yang berbeda-beda sesuai rekomendasi yang diberikan oleh Kementerian PUPR selaku regulator. Adapun ratusan pohon tersebut diantaranya yaitu Pohon Mangga di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Pohon Rambutan, dan Kayu Putih di Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Pohon Sengon di Ruas Palembang-Indralaya, Pohon Pucuk Merah di Ruas Medan-Binjai, Pohon Mangga dan Jambu di Ruas Pekanbaru-Dumai serta Pohon Pinang di Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 3 dan 4. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar