#Korupsi#kpk

Ribuan Laporan Korupsi Diterima KPK selama 2021

( kata)
Ribuan Laporan Korupsi Diterima KPK selama 2021
Plt juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 4.040 laporan dugaan rasuah sepanjang 2021. Laporan itu diterima dengan metode beragam.

"Paling banyak melalui surat atau faks dengan total 3.717 laporan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri, Minggu, 20 Februari 2022.

Laporan terbanyak berikutnya diterima melalui email. Total, KPK menerima 163 email laporan dugaan korupsi sepanjang 2021.

Lalu, laporan terbanyak berikutnya masuk melalui pesan singkat. Total, ada 115 laporan dugaan korupsi melalui pesan singkat ke KPK sepanjang 2021.

Baca: Jelang Pemilu 2024, KPK Diminta Periksa Sejumlah Kepala Daerah

 

Kemudian, sebanyak 25 laporan diterima melalui sistem whistleblower yang dibuat KPK. Terakhir, sebanyak 20 laporan dugaan korupsi diterima KPK melalui demonstrasi sepanjang 2021.
 
Dari total itu, sebanyak tiga laporan diarsipkan. Sementara itu, sebanyak 4.037 laporan lainnya lolos tahap rekomendasi verifikasi KPK. Hanya 4.027 laporan yang selesai diverifikasi KPK pada 2021.
  
Dari seluruh laporan yang berhasil diverifikasi, sebanyak 2.481 laporan yang lolos masuk ke bagian pengarsipan. Sementara itu, sebanyak 1.521 laporan lainnya masuk ke bagian penelaahan.
 
"Sebanyak 15 laporan masuk ke bagian internal," ujar Ali.
 
Ada lima daerah yang menjadi penerima laporan dugaan korupsi terbanyak selama 2021. DKI Jakarta menempati posisi pertama dengan total 520 laporan dugaan korupsi masuk ke KPK pada 2021.
 
Lalu, Jawa Barat ada di posisi kedua dengan total laporan dugaan korupsi mencapai 454 pada 2021. Kemudian, Sumatra Utara menyusul dengan total laporan dugaan korupsi mencapai 383 pada 2021.
 
Selanjutnya, Jawa Timur mendapatkan 361 laporan dugaan korupsi sepanjang 2021. Terakhir, KPK menerima 248 laporan dugaan korupsi di Sumatra Selatan.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar