#kir#realisasi#bandarlampung

Retribusi KIR Bandar Lampung Capai 53 persen

( kata)
Retribusi KIR Bandar Lampung Capai 53 persen
Alat uji KIR yang dimiliki Pemkot Bandar Lampung. (Foto:Lampost/Umar Robani)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan pendapatan Rp1,5 miliar pada taun 2022 dari uji kendaraan bermotor atau KIR. Dari target tersebut, Kepala UPT KIR Dishub Andy Koenang mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan 53 persen dari target tersebut di awal Juni.

Ia menjelaskan, capaian itu salah satu dampak dari adanya penyesuaian tarif dalam Perwali nomor 37 tahun 2021 tentang penyelenggaraan dan retribusi uji kendaraan bermotor.

"Di akhir Mei kemaren bahkan kamai sudah 51 persen dari target yang diberikan," ungkapnya, Kamis, 9 Juni 2022.

Ia mengatakan, dalam perwali itu tarif disesuaikan dengan jenis kendaraan yang diuji. Sebelumnya, biaya uji KIR semua kendaraan sama meski berbeda jenisnya.

Selain itu, terdapat juga penerapan denda keterlambatan bayar. Kemudian, terdapat juga pembuatan surat izin uji kendaraan di daerah lain.

"Karena banyak armada yang domisilinya di Bandar Lampung, tapi operasional di luar kota," kata dia.

Pemerintah pun berencana menambah alat uji ketika balai yang baru selesai dibangun. Sehingga diharapkan kuantitas uji KIR akan meningkat saat sudah beroperasi.

"Sekarang ini kita masih satu alat, dalam sehari ada 60-70 kendaraan yang uji KIR," ujarnya.


Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar