#pemkablamsel#lamsel

Rest Area Masjid Agung Kalianda Tak Produktif

( kata)
Rest Area Masjid Agung Kalianda Tak Produktif
Deretan gerai di rest area Masjid Agung Kalianda, Lampung Selatan, Rabu, 19 Oktober 2022. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) – Deretan gerai di rest area Masjid Agung Kalianda, Lampung Selatan, tidak produktif. Pasalnya, tak ada aktivitas ekonomi dari pertokoan yang dibangun Pemerintah Kabupaten Lamsel itu.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, terdapat 17 toko bertulis nama kecamatan di Lampung Selatan. Ada pula toko besar sebagai waralaba. Semua gerai itu terkunci dan tertutup tanpa geliat perekonomian. Bahkan, beberapa toko juga mulai ditumbuhi rerumputan.

Aktivitas yang ada saat ini tinggal dua dari enam kantin yang masih buka menyediakan berbagai macam kuliner. Untuk infrastruktur penunjang seperti jalan, mulai terdapat kerusakan, seperti paping block terangkat.

Sugi, salah satu marbot Masjid Agung Kalianda, mengatakan tidak ada aktivitas pada gerai-gerai tersebut sudah lama.

"Apalagi saat Covid -19, semakin tidak ada aktivitas sama sekali, sepi sekali. Hanya dua toko saja yang masih berjualan. Barang-barangnya pada ditinggal," kata Sugi, Rabu, 19 Oktober 2022.

Dia menilai kawasan tersebut menjadi daerah strategi, terlebih saat Sabtu dan Minggu ramai orang yang datang. Masyarakat banyak datang sekadar bersantai di taman membawa keluarga.

Kasubag Perlengkapan Bagian Umum Pemkab Lampung Selatan, Ferry, mengatakan aset-aset milik pemerintah jangan sampai ada yang terbengkalai.

"Tapi, untuk sementara memang tidak ada yang mengelola. Aset itu tercatat milik Bagian Umum. Memang ada instruksi Bupati agar seluruh aset terutama yang di pemda tidak boleh lagi ada yang terbengkalai. Kabag pun mengarahkan agar itu dimanfaatkan agar dapat menghasilkan PAD," katanya.

Untuk itu, pihaknya memiliki gambaran agar lokasi itu dapat dijadikan kafe atau lainnya. "Kalau nantinya tidak ada anggaran, maka bisa manfaatkan pihak ketiga untuk mengelolanya," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar